Padang – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai adanya pemadaman listrik terencana maupun pemadaman bergilir bagi pelanggan adalah tidak benar.
Dalam pernyataan resminya pada 27 November 2025, PLN menyampaikan gangguan kelistrikan yang terjadi murni dipicu oleh bencana alam yang melanda sejumlah wilayah.
PLN menjelaskan pemadaman hanya dilakukan secara darurat di kawasan yang terdampak banjir dan longsor sebagai langkah pengamanan untuk melindungi masyarakat.
“Pemadaman terjadi akibat gangguan bencana alam dan hanya dilakukan secara darurat pada wilayah yang terdampak banjir dan longsor untuk menjaga keselamatan masyarakat,” demikian isi pernyataan tersebut.
Saat ini ratusan personel PLN dikerahkan untuk memperbaiki jaringan serta memulihkan sistem kelistrikan di wilayah terdampak agar suplai listrik kembali normal.
Proses pemulihan dilakukan bertahap mengikuti kondisi lapangan.
PLN juga meminta dukungan masyarakat agar tetap tenang dan berharap cuaca kembali kondusif sehingga layanan kelistrikan dapat berjalan lancar.
Pelanggan diminta segera melaporkan jika menemukan anomali pada jaringan yang berpotensi membahayakan.
Laporan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Centre PLN 123.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Yesi Yuliani, Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero) UID Sumbar, sebagai klarifikasi atas beredarnya kabar tidak benar di masyarakat.






