Kota Padang PanjangPemerintah

PMI Padang Panjang Pulihkan Trauma Anak dengan Trauma Healing Pasca Bencana

215
×

PMI Padang Panjang Pulihkan Trauma Anak dengan Trauma Healing Pasca Bencana

Sebarkan artikel ini

Kegiatan ini diadakan di Rusunawa, Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat, pada Rabu (24/12/2025)

Upaya pemulihan kondisi psikologis anak-anak terdampak bencana terus dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Panjang melalui kegiatan trauma healing yang digelar di Rusunawa, Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat, Rabu (24/12/2025).
Upaya pemulihan kondisi psikologis anak-anak terdampak bencana terus dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Panjang melalui kegiatan trauma healing yang digelar di Rusunawa, Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat, Rabu (24/12/2025).

Padang Panjang – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Panjang terus berupaya memulihkan kondisi psikologis anak-anak yang terdampak bencana melalui kegiatan trauma healing.

Kegiatan ini diadakan di Rusunawa, Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat, pada Rabu (24/12/2025)

Ketua PMI Kota Padang Panjang, Herki Toni, didampingi Sekretaris M. Ayyub Nasution, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari pendampingan psikososial pascabencana.

Fokus utama diberikan kepada anak-anak sebagai kelompok rentan yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus.

Trauma healing ini bertujuan untuk membantu anak-anak mengurangi rasa takut dan cemas akibat bencana.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membangun kembali rasa aman dan kepercayaan diri mereka.

“Pemulihan psikologis anak sama pentingnya dengan pemulihan fisik pascabencana,” ujar Herki.

Ia menambahkan, melalui trauma healing, PMI ingin menghadirkan ruang aman dan menyenangkan agar anak-anak dapat kembali ceria dan menjalani aktivitas sehari-hari tanpa rasa takut.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 anak dan dikemas melalui berbagai permainan edukatif dan interaktif.

Salah satunya adalah permainan ular tangga, yang dirancang untuk melatih kerja sama, komunikasi, serta membantu anak mengekspresikan perasaan mereka secara alami.

Dalam pelaksanaannya, PMI melibatkan Forum Remaja Palang Merah Indonesia (Forpis) Kota Padang Panjang.

Keterlibatan remaja ini merupakan bagian dari pembinaan generasi muda agar memiliki kepedulian sosial dan kesiapsiagaan dalam kegiatan kemanusiaan.

Herki menambahkan bahwa pendekatan bermain dipilih karena efektif menjangkau kondisi psikologis anak tanpa menimbulkan tekanan atau rasa terintimidasi.

“Dengan metode bermain, anak-anak merasa lebih nyaman. Mereka bisa tertawa, berinteraksi, dan perlahan mengurangi dampak trauma yang dialami,” tambahnya.

PMI berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga dalam fase pemulihan pascabencana.

Mereka berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi kondisi psikologis anak-anak serta menjadi bagian penting dalam proses pemulihan sosial masyarakat terdampak bencana.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.