Terlebih, sebuah video sempat viral di sosial media yang menujukkan adanya sekelompok anak dan remaja yang menembaki para pengendara.
“Atas dasar itu, saya mengerahkan personel untuk melakukan razia pistol mainan tersebut,” jelasnya.
Sementara itu, dia mengaku belum mendapatkan laporan terkait korban dari pistol mainan tersebut. Namun untuk antisipasi, pihaknya telah menurunkan personil untuk melakukan razia setiap hari, apabila masih ada yang menyalahgunakan pistol mainan tersebut.
“Kita setiap hari melakukan razia dan apabila menemukan anak – anak yang menembaki masyarakat di sepanjang jalan maupun pedagang yang menjual pistol mainan peluru plastik tersebut maka kami akan lakukan penyitaan,” pungkasnya.






