Puluhan Unit Rumah di Sijunjung Rusak Berat Akibat Sungai Meluap

Banjir menerjang Jorong Muaro Linggo, Jorong Liambang dan Jorong Koto Langki, Nagari Langki, Kecamatan Tanjuang Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (6/7/2018). Photo : Tim BPBD Kabupaten Sijunjung/Kabarsumbar
Banjir menerjang Jorong Muaro Linggo, Jorong Liambang dan Jorong Koto Langki, Nagari Langki, Kecamatan Tanjuang Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (6/7/2018). Photo : Tim BPBD Kabupaten Sijunjung/Kabarsumbar
Banjir menerjang Jorong Muaro Linggo, Jorong Liambang dan Jorong Koto Langki, Nagari Langki, Kecamatan Tanjuang Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (6/7/2018). Photo : Tim BPBD Kabupaten Sijunjung/Kabarsumbar
Banjir menerjang Jorong Muaro Linggo, Jorong Liambang dan Jorong Koto Langki, Nagari Langki, Kecamatan Tanjuang Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (6/7/2018). Photo : Tim BPBD Kabupaten Sijunjung/Kabarsumbar

SIJUNJUNG, KABARSUMBAR-Aliran Sungai Langki di Kabupaten Sijujung, Sumatera Barat (Sumbar) meluap. Meluapnya sungai dikarenakan tingginya curah hujan di kawasan kabupaten.

Bencana ini pun berdampak luas, berdasarkan informasi dirangkum Kabarsumbar.com, diperkirakan sebanyak 41 unit rumah di Jorong Muaro Linggo dan Liambang, Nagari Langki, Kecamatan Tanjuang Gadang terendam air, seperti di Jorong Muaro Linggo Nagari Langki, 15 unit rumah rusak berat dan 12 unti rumah rusak ringan, 3.000 gantang padi dalam karung hanyut, 25 ekor hewan ternak hanyut, peralatan elektronik, tiga los pasar hanyut, jembatan rusak ringan, masjid Sukur mengalami kerusakan ringan, yakni empat karpet hanyut dan genset rusak.

Sementara di Jorong Liambang, sebanyak empat unit rumah rusak berat dan 10 unit rusak ringan, tiga polongan jalan rusak berat, satu jembatan rusak ringan.

Banjir menerjang Jorong Muaro Linggo, Jorong Liambang dan Jorong Koto Langki, Nagari Langki, Kecamatan Tanjuang Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (6/7/2018). Photo : Tim BPBD Kabupaten Sijunjung/Kabarsumbar
Banjir menerjang Jorong Muaro Linggo, Jorong Liambang dan Jorong Koto Langki, Nagari Langki, Kecamatan Tanjuang Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (6/7/2018). Photo : Tim BPBD Kabupaten Sijunjung/Kabarsumbar

Sedangkan di Jorong Koto Langki, 30 hektare tanaman padi siap panen gagal dan rusak. Kerugian secara materill diperkirakan sebesar Rp 500 juta, hal itu dikatakan Kepala BPBD Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, Hardiwan kepada kepada Kabarsumbar.com, Jumat malam (6/7/2018).

“Data-data tersebut merupakan hasil invesitigasi tim BPBD bersama-sama dengan Polri dan pemerintah pihak nagari,” kata Hardiwan.

Ia menjelaskan, dari peristiwa ini tidak ada korban jiwa. “Korban jiwa nihil dan pada sore hari tadi masyarakat sudah dapat mendiami rumah mereka yang terendam banjir, meskipun sebagian beberapa rumah rusak berat,” imbuhnya.

“Rencananya, besok kita salurkan bantuan logistik pada korban bencana,” pungkas Hardiwan.

[kabarsumbar]