Ribuan Bantuan Rapid Tes Antigen Diterima Bupati Dharmasraya

  • Bagikan
Foto : internet

Dharmasraya – Dalam upaya untuk yang terbaik bagi masyarakat selama masa pandemi yang masih menghantui masyarakat di belahan dunia, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan dengan upaya salah satunya melobi ke pemerintah pusat.

Hasil dari upaya tersebut, Kabupaten Dharmasraya mendapat bantuan 10.000 rapid test antigen yang disetujui oleh Kepala BNPB, Doni Monardo.

“Saya telah bertemu dengan Kepala BNPB Bapak Doni Monardo, beberapa waktu lalu. Awalnya kita dibantu 5.000 rapid test antigen. Namun setelah saya yakinkan lagi soal kebutuhan kita, BNPB akhirnya membantu 10.000 rapid test antigen,” ungkapnya pada Minggu, 27 Desember 2020.

Ia menambahkan, rapid test antigen tersebut merupakan salah satu cara untuk mendeteksi materi genetik atau protein spesifik dari Covid-19 secara cepat yang memiliki keakuratan lebih baik dari pada rapid tes antibodi.

“Dengan 10.000 rapid antigen ini, sesegera mungkin kita bakal dilakukan tes massal untuk masyarakat Dharmasraya secara gratis. Kita sangat berharap dan bedoa kepada Allah, semoga dengan program ini bisa menekan penyebaran Virus Covid-19, khususnya di wilayah Dharmasraya. Pemerintah daerah bakal terus berusaha maksimal untuk menekan penyebaran Virus Covid 19 di Dharmasraya ini,” tegasnya.

Semua yang didapat oleh Kabupaten Dharmasraya, sudah pasti berkat dari doa-doa semua elemen yang terlibat dan masyarakat.

Ia pun menghimbau masyarakat untuk patuh terhadap penerapan protokol kesehatan yang menjadi kunci utama untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

” Penerapan protokol kesehatan ini bisa dimulai dari kedisiplinan di dalam rumah, yakni memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan, serta mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir (3M). Terutama jika anggota keluarga aktif beraktifitas di luar rumah. Kesadaran dan peran seluruh anggota keluarga untuk saling melindungi satu sama lain dengan menerapkan protokol kesehatan menjadi benteng utama dalam pencegahan penyebaran Covid- 19, ” pungkasnya.

  • Bagikan