Satu Korban Hilang Banjir Bandang Ditemukan

Wisatawan Bencana Padati Lokasi

 

LINTAU, KABARSUMBAR – Satu korban bencana banjir bandang di jorong Ranah Batu Piyubuah Kenagarian Tanjung bonai ditemukan. Korban atas nama steve usia 8 tahun ditemukan oleh tim Basarnas Sumatera Barat di Sawah Gadang Jorong Koto Niu, Tanjung Bonai atau berjarak sekitar 5 kilometer dari lokasi awal korban terseret arus banjir bandang.

Jasad korban yang semula hendak dievakuasi ke Puskesmas terdekat, namun hal tersebut batal dilakukan karena pihak keluarga meminta tim penyelamat lansung membawa korban ke rumah orang tua perempuan korban yang berjarak sekitar 1 kilometer dari lokasi penemuan korban.

Steve merupakan salah satu korban banjir bandang satu keluarga yang terdiri dari ibu dan 2 orang anaknya. Rencananya pihak keluarga akan lansung memakamkan korban hari ini juga, jumat (12/10).

Sementara itu, Kapolres Tanah Datar mengungkapkan dengan ditemukan korban, makan korban yang hilang dan belum ditemukan tersisa satu orang.

“Berdasarkan informasi, masih ada satu korban hilang, dan merupakan pengendara motor. Informasi tersebut kami dapatkan dari penumpang motor yang selamat saat kejadian,” ucap Kapolres AKPB Bayuaji Yudha Prajas.

Dari data sementara yang didapatkan pihak kepolisian, sebanyak 14 orang warga selamat dalam musibah ini, 1 orang di rawat di rumah sakit, 4 orang meninggal dunia, dan satu orang lainnya masih dalam pencarian tim penyelamat.

Di sisi lain, pascabencana banjir bandang yang melanda kenagarian Tanjung Bonai Lintau Utara, membuat kawasan tersebut mendadak ramai disambangi warga.

Warga berduyun-duyun untuk melihat kondisi jorong Yubuah Batu, yang porak poranda dihantam air bah disertai kayu kayu berukuran besar.

Di lokasi bencana warga beramai-ramai mengeluarkan ponsel mereka untuk mendokumentasikan bencana yang terjadi.

Lokasi bencana banjir bandang pun kini menjadi objek wisata dadakan bagi masyarakat. Hal inipun membuat pihak BPBD kewalahan mengatur masyarakat untuk tidak beramai ramai kelokasi bencana dengan menghimbau melalui pengeras suara.

Kondisi saat ini di lokasi kejadian, hujan masih mengguyur kawasan Lintau 9 koto dengan intesitas ringan. Untuk itu, warga diimbau untuk tidak mrndatangi lokasi bencana, demi menghindari hal hal yang tidak diinginkan.

Sebelumnya, Banjir bandang terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah kabupaten Tanah Datar sejak kamis sore. Selain menelan korban jiwa, Banjir bandang yang terjadi sekitar pukul 18.30 WIB tersebut juga menyebakan 3 korban jiwa, merusak 1 unit jembatan, dan 6 unit rumah.

Sampai saat ini, tim penyelemat dari BPBD, TNI dan Polri masih melakukan evakuasi dan pencarian terhadap warga yang yang masih dinyatakan hilang.

(hijrah/rel)

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...