Tingkatkan Pelayanan, Disdukcapil Kabupaten Solok Cetuskan Inovasi Ketuk Pintu

Antrian masyarakat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Solok. Foto Fernandez
Antrian masyarakat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Solok. Foto Fernandez

SOLOK, KABARSUMBAR – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Solok mencatat, hingga Juni 2018 yang sudah melakukan perekaman e-KTP sudah mencapai 247.863 penduduk dari 271.028 penduduk wajib KTP.

Jika dipersentasekan, angka itu mencapai 91,4 persen, dan hanya tinggal 23.240 penduduk yang belum melakukan perekaman, dan 42.240 orang yang belum memiliki E- KTP dari 271.028 penduduk wajib KTP.

Disdukcapil mencetuskan inovasi dalam rangka meningkatkan standar pelayanan, sarana prasarana, penampilan fisik, kenyamanan ruang tunggu, kesopanan petugas, daya tanggap instansi, dan respon terhadap masukan masyarakat.

Kepala Disdukcapil Kabupaten Solok, Radiyatul Hayat mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sembilan program pelayanan pengurusan dokumen kependudukan dalam meningkatkan pelayanan yang lebih efektif kepada masyarakat.

Terutama bagaimana mengajak masyarakat agar sadar akan pentingnya data kependudukan, maka dari itu, program berbasis jemput bola kian digalakkan.

Lanjutnya, untuk meminimalisir terjadinya pengurusan surat yang ditunda akibat jarak tempuh jauh ataupun datang terlambat, pengurusan dokumen di kantor disdukcapil pun tidak dibatasi sampai habis jam dinas saja. setiap hari, petugas menyelesaikan pengurusan dokumen semua masyarakat yang datang hingga selesai.

Dalam hal ini digiatkan program ‘Si Jarla’ yakni pelayanan sistem kejar bola dengan memberikan pelayanan keliling ke nagari, dan ‘Ketuk Pintu’ atau layanan langsung dari rumah ke rumah bagi mereka sakit atau lanjut usia.

“Pelayanan jemput bola ini diharapkan mampu memecahkan masalah tentang jarak, dan membantu masyarakat di nagari yang jauh dari pusat kabupaten,” kata Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Solok, Radiyatul Hayat, Selasa (9/10/2018)

Ditambahkan Radiyatul, untuk menyasar wajib e-KTP pemula, pihaknya mempermudah para pelajar yang sudah wajib KTP, apalagi banyak sekolah yang jaraknya lumayan jauh dari kantor Disdukcapil, Disdukcapil menyiapkan program ” Si Manjakola” yakni sistem pelayanan Jemput Bola ke sekolah.

Sebab dalam hal ini pemerintah harus proaktif dalam melayani pengurusan KTP secara gratis. “Jemput bola ke sekolah ini hanya perekaman dan lanjutan data e-KTP, jemput bola dilakukan ke beberapa sekolah sesuai jadwal yang sudah disusun,” tambahnya.

Untuk mensosialisasikan Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA), untuk GISA harus semua kalangan, untuk itulah program-program jemput bola tersebut dicanangkan, agar langsung ke masyarakat dengan menyambangi Nagari-Nagari se-Kabupaten Solok, terutama yang memiliki jarak tempuh cukup jauh dari Arosuka.

Dengan adanya Program GISA ini, masyarakat diharapkan segera memiliki dokumen kependudukan, seperti KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Akta Kematian (bagi anggota keluarga yang sudah meninggal dunia) dan Kartu Identitas Anak (KIA).

“Kita masih terus berusaha untuk mensosialisasikan GISA untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan,” jelasnya.

[Fernandez]

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...