Sebelum Meninggal Nenek Animar Sempat Dianiaya, Ini Kata Polisi

"Tidak hanya dianiaya, emas dan uang korban juga raib"

Fhoto : Jasad Animar, saat dilakukan visum luar oleh tim medis yang didatangkan kelokasi kejadian usai penemuan mayat nenek 77 tahun yang diduga korban pembunuhan. (Ddy)

TANAH DATAR, KABARSUMBAR – Kematian Animar (77), wanita tua yang ditemukan sudah menjadi mayat di rumahnya Jorong Kota Nagari Tepi Selo Kecamatan Lintau Buo Utara Kabupaten Tanah Datar, Sabtu (12/01) diakibatkan oleh kekerasan. Diperkirakan kematian korban sudah terjadi 2-3 hari yang lalu.

Hal itu disampaikan Kapolres Tanah Datar AKBP. Bayuaji Yudha Prajas melalui Kasubag Humas Iptu. Marjoni Usman dalam pers rilisnya kepada sejumlah awak media di Batusangkar.

Menurut data dari pihak dokter yang melakukan visum luar katanya, ditemukan keadaan mayat dengan beberapa luka memar di sekujur tubuh korban.

“Setelah pihak tenaga medis yang didatangkan di TKP, korban mengalami kekerasan dan merupakan korban dugaan pembunuhan. Ini terbukti dari luka yang terdapat di tubuh korban, seperti lutut kanan membiru/lebam sepanjang 4×4 cm, pangkal paha kanan lebam sepanjang 3×2 cm dan tangan kanan lebam dari pangkal tangan sampai ujung jari, termasuk punggung sebelah kanan dan bahu,” ungkap Iptu. Marjoni.

Selain itu katanya, terdapat luka yang mengelupas di paha kiri sepanjang 10×7 cm, seluruh wajah lebam menghitam, pelipis mata kanan luka, lubang hidung dan mulut mengeluarkan darah hitam serta gigi bagian depan korban rontok.

“Juga ada luka jejas di kepala bagian perikel kiri, ada darah membeku. Cairan kemaluan juga keluar, ini nampak di celana dalam korban,” lanjutnya.

Dan dari hasil penyelidikan dari pihak Polsek Lintau Buo Utara jelas Kasubag Marjoni, korban tinggal dirumah tersebut hanya sendiri saja, dan kemudian menurut keterangan saksi-saksi di TKP juga mengatakan sehari-hari korban juga memiliki kalung emas dan cincin.

“Disaat korban ditemukan sudah tidak ada lagi kalung dan cincin berikut dengan uang milik korban juga telah hilang lebih kurang Rp. 3 juta rupiah. Penyelidikan masih berlangsung dan berlanjut,” terangnya.

Sehingga dalam hal ini tutur mantan Kapolsek Lintau Buo Utara itu, korban sudah berada di Rumah Sakit Bhayangkara di Jati Padang untuk di lakukan autopsi (pemeriksaan dalam) untuk mengetahui sebab kematian korban lebih lengkap. (Ddy)

BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...