Sumbangan untuk Pembangunan Rumah Janda Muna Mencapai Rp 12 Juta

Muna bersama dua anaknya di depan rumah yang ditempatinya. Foto : S3 Lintau
Muna bersama dua anaknya di depan rumah yang ditempatinya. Foto : S3 Lintau
Muna bersama dua anaknya di depan rumah yang ditempatinya. Foto : S3 Lintau
Muna bersama dua anaknya di depan rumah yang ditempatinya. Foto : S3 Lintau

LINTAU, KABARSUMBAR – Perjuangan Komunitas Sedekah Seribu Sehari (S3) Lintau mendirikan rumah untuk janda empat anak yang batal mendapatkan program bedah rumah dari Baznas mulai membuahkan hasil. Hingga Sabtu (2/6/2018) terkumpul uang Rp 12 juta untuk Muna.

Koordinator S3 Lintau, Sri Chandra Nurlaili mengatakan, saat ini pihaknya terus bergotong royong untuk percepatan pembangunan rumah Muna. Mereka mengangkut material, membersihkan lokasi pembangunan rumah, hingga terus mencari tambahan dana.

“Di sana (lokasi pembangunan, red) banyak akar rambutan. Kami masih terus membersihkannya. Kami juga sudah mulai mengangkut material ke lokasi pembangunan,” jelas perempuan yang akrab dipanggil Iis itu.

Dana Rp 12 juta itu menurut Iis berasal dari bantuan perantau, warga Lintau dan relawan S3 yang peduli terhadap nasib Muna. “Dana yang dibutuhkan diperkirakan Rp 20 juta. Jadi kekurangan tinggal Rp 8 juta,” ujar pengusaha laundry yang baru terpilih jadi perempuan inspiratif Tanah Datar itu.

Sebelumnya diberitakan, Muna dan empat anaknya hanya bisa tinggal di rumah reot tak layak huni. Muna sempat optimistis ketika dia diusulkan program bedah rumah, namun batal karena birokrasi. Meski begitu, Komunitas Sedekah Seribu Sehari (S3) Lintau bertekad mendirikan rumah untuk Muna dengan swadaya.

(Hijrah Adi Sukrial)