Wabup Agam Resmikan Kantor Kas Bank Nagari Tiku

Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria meresmikan pengoperasian kantor kas Bank Nagari Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Senin (18/9/2017)
Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria meresmikan pengoperasian kantor kas Bank Nagari Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Senin (18/9/2017).

Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sumatera Barat atau Bank Nagari resmi mengoperasikan kantor kas yang terletak di Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam.

Pembukaan kantor kas baru ini digunakan untuk mendekatkan pelayanan kepada nasabah dikawasan tersebut.

Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria pada peresmian kantor kas itu, Senin (18/9/2017) mengatakan, keberadaan kantor kas Tiku bisa mempercepat perguliran pertumbuhan ekonomi, melalui fasilitas pemodalan usaha masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat kepada Bank Nagari, yang telah meresmikan kantor kas di Tiku, semoga Bank Nagari bisa lebih meningkatkan pelayanan terbaik dan profesional,” kata Trinda.

Senada, Pemimpin Bank Nagari Cabang Lubuk Basung, Ulya menyebutkan, keberadaan kantor kas itu akan memudahkan masyarakat sekitar dalam melakukan transaksi perbankan.

“Nasabah tidak perlu jauh-jauh untuk menarik dan menyimpan uang mereka, karena sudah ada ATM. Kantor kas ini juga berada dekat dengan pasar tradisional dan pusat keramaian,” kata Ulya.

Ulya menilai, Tiku memiliki sektor ekonomi yang berpotensi berkembang pesat, khususnya pada sektor perikanan, perkebunan, pariwisata, dan perdagangan.

Penunjang pelayanan tersebut, pihak Bank Nagari menugaskan tiga orang petugas yang akan siap melayani nasabah.

Diinformasikan Ulya, kantor kas tersebut hanya berfungsi untuk pelayanan menabung dan penarikan uang. Sementara untuk kredit tidak bisa, karena proses peminjaman ini dilakukan di kantor cabang.

Selain itu, untuk diketahui, saat ini Bank Nagari Cabang Lubuk Basung memiliki aset Rp 486 miliar pada akhir Agustus 2017. Sementara kredit sebesar Rp 467 miliar.

Sedangkan dana masyarakat mencapai Rp 308 miliar yang terdiri dari giro sebesar Rp 120 miliar, tabungan Rp 128 miliar, dan deposito Rp 60 miliar.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...