Wako Solok Ajak Masyarakat Stop Boros Pangan

SOLOK KOTA – Pemerintah Kota Solok Canangkan gerakan stop boros pangan, masyarakat diajak untuk lebih bijak memanfaatkan bahan pangan sehingga ketahanan pangan pusat dan daerah bisa terjaga.

Pemerintah Kota Solok mengimbau masyarakat untuk lebih bijak memanfaatkan bahan pangan dan menghindari perilaku berlebihan (boros) terutama di lingkungan keluarga.

Wako Solok H. Zul Elfian mengatakan, Perencanaan takaran pangan (beras) yang akan dimasak sangat perlu disesuaikan dengan kebutuhan seluruh anggota keluarga.

“Khususnya untuk kaum ibu, mari kita sesuaikan takaran memasak dengan kebutuhan keluarga sehingga tidak ada kemungkinan makanan yang mubazir,” ungkap Zul Elfian didampingi Kabag Humas Nurzal Gustim, Jum’at 21 Februari 2020.

Selain itu, menurutnya, pemborosan makanan kerap terjadi dalam berbagai hajatan dan pesta. Banyak makanan yang bersisa, kendati bisa dimanfaatkan untuk makanan ternak namun hal tersebut memicu pemborosan penggunaan bahan pangan.

“Perlu kita renungkan, begitu panjang prosesnya padi sampai menjadi nasi, ingat, diluar sana masih banyak orang yang kelaparan akibat kekurangan makanan,” pesannya.

Pemborosan makanan sudah menjadi perhatian serius masyarakat dunia. Persentasenya Pemborosan atau makanan terbuang sangat signifikan.

Menurut Badan Pangan Dunia, Food Agriculture Organization (FAO), sekitar sepertiga makanan yang diproduksi di dunia setiap tahunnya terbuang begitu saja. Kisaran per tahunnya mencapai 1,3 miliar ton. Kelas ekonomi menengah di negara berkembang menjadi penyumbang terbesar.

Fernandez

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...