Wawako Solok Launching Lomba Vaksinasi Bagi Siswa Umur 6-11 Tahun
Sebarkan artikel ini
Solok Kota – Bertempat di SDN 05 Kelurahan VI Suku, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Kamis (3/2), Pelepasan balon oleh Wakil Wali Kota Solok Dr.Ramadhani Kirana Putra bersama Forkopimda, menandai dilaunchingnya lomba vaksinasi bagi siswa umur 6-11 Tahun di Kota Solok.
Turut hadir, Kapolres Solok Kota, AKBP Ferry Suwandi, Kasdim 0309/Solok Mayor Inf Hendra Bagus Arioko, Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok, Rosavella YD, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solok, Elvi Rosanti, Ketua KAN Kota Solok.
Wakil Wali Kota Solok, Dr.Ramadhani Kirana Putra dalam sambutannya mengucapkan terimakasih banyak atas kerjasama kita bersama, Alhamdulillah telah membantu kita dalam percepatan vaksinasi, terutama usia 6-11 tahun.
Kita akan terus berkolaborasi bersama menyelamatkan anak bangsa dalam rangka mempercepat vaksinasi.
“Insyaa Allah, capaian vaksinasi 6-11 tahun akan dapat tercapai secara maksimal. Kedepan kita tingkatkan koordinasi dan komunikasi, terutama dengan kepala SD di Kota Solok,” sebut wawako.
Lebih lanjut wawako berharap, semoga apa yang kita harapkan akan dapat tercapai bersama. “Kepada wali murid, kami kembali sampaikan bahwa vaksinasi ini aman. Kepada Anak-anak diwajibkan sarapan pagi sebelum menerima vaksin,” pesan wawako.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Solok, Rosavella YD mengatakan, Dinas Pendidikan Kota Solok bersama seluruh kepala sekolah di Kota Solok siap menyukseskan program vaksinasi siswa umur 6-11 Tahun.
Rosavella berharap kepada orang tua yang masih ragu memberi vaksin anak-anak, mari dengar informasi positif agar program vaksinasi ini berjalan lancar.
Pada kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan cinderamata oleh Wawako dan Forkopimda kepada anak-anak yang telah divaksin.
Pemprov Sumbar dan ATR/BPN percepat penetapan LP2B untuk jaga ketahanan pangan nasional. Target 164 ribu hektare lahan pertanian berkelanjutan di Sumatera Barat.
Anggota DPR Rahmat Saleh dukung PT DSI kelola ekspor satu pintu untuk komoditas strategis, namun ingatkan pentingnya dampak ekonomi bagi petani dan rakyat Indonesia.
Pemkot Padang targetkan raih predikat Swasti Saba Wistara pada penilaian Kota Sehat 2027 dengan memperkuat kolaborasi lintas sektor dan evaluasi indikator KKS.