Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menjadikan Musyawarah Wilayah (Muswil) VI PKS Sumatera Barat (Sumbar) sebagai momentum memperkuat amanah organisasi dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Hal ini ditegaskan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Organisasi, Administrasi dan Literasi DPP PKS, Rahmat Saleh.
Rahmat Saleh, yang juga anggota Komisi IV DPR RI, menekankan pentingnya kesederhanaan, kaderisasi, dan konsistensi pelayanan publik sebagai fondasi utama PKS untuk meraih kemenangan pada Pemilu 2029.
“Alhamdulillah, Muswil PKS di seluruh Indonesia telah berjalan lancar dan sederhana,” ujar Rahmat Saleh di Jakarta, Senin (25/8/2025).
Pelantikan pengurus baru di berbagai daerah membawa tanggung jawab besar dalam menjalankan amanah masyarakat.
Rahmat berharap seluruh pengurus yang dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik, terutama dalam kaderisasi, penerapan pola hidup sederhana bagi pimpinan partai dan pejabat publik, serta fokus pada pelayanan kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Rahmat Saleh menyoroti pentingnya pola hidup sederhana sebagai nilai yang harus ditunjukkan oleh pejabat publik dan pimpinan partai. Sikap ini bukan hanya tentang gaya hidup, tetapi juga sebagai simbol konsistensi moral partai di mata masyarakat.
“Kesederhanaan adalah modal besar untuk mendapatkan kepercayaan publik. Kita harus menjadi teladan, bukan hanya diucapkan, tapi dijalankan,” tegasnya.
Rahmat Saleh menambahkan, Sumatera Barat memiliki peran strategis sebagai basis utama kekuatan politik PKS.
Ia mengingatkan pengurus baru untuk bekerja lebih keras dalam menjaga kepercayaan masyarakat melalui konsolidasi struktur, kaderisasi yang berkesinambungan, dan pelayanan yang nyata.
“Saya ucapkan selamat bertugas kepada teman-teman yang dilantik di Sumatera Barat maupun seluruh Indonesia. Semoga mampu mengemban amanah dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya.
Muswil VI PKS Sumatera Barat dilaksanakan di Ballroom Pangeran Beach Hotel, Padang, Minggu (24/8/2025).
Pelantikan pengurus dilakukan secara hybrid oleh Presiden PKS, Almuzammil Yusuf, bersamaan dengan Muswil di seluruh provinsi.
Almuzammil Yusuf menyampaikan penghargaan kepada pengurus periode sebelumnya (2020-2025) atas jasa dan bakti mereka.
Ia juga menekankan tiga modal utama yang harus terus dijaga PKS, yaitu struktur yang solid, kader yang militan, dan pelayanan yang kokoh.
Selain itu, ia mengingatkan pengurus baru untuk fokus pada K2P2 (Kader, Kaderisasi, dan Pemenangan Pemilu) serta menjaga identitas partai dalam mewujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin.
Dalam kepengurusan baru, ditetapkan sejumlah tokoh, antara lain Mahyeldi sebagai Ketua MPW, Gustami Hidayat sebagai Sekretaris MPW, Irsyad Syafar sebagai Ketua DSW, dan Donis Satria sebagai Sekretaris DSW.
Ketua DPW PKS Sumbar, Ulyadi, menyampaikan pesan mengenai pentingnya integritas kader partai di tengah tantangan bangsa.
Ia menyinggung kasus korupsi dan gaya hidup mewah sebagian pejabat publik, serta menegaskan bahwa kesederhanaan harus tetap menjadi prinsip kader PKS.
Ulyadi juga mengingatkan komitmen solidaritas internasional, termasuk kepada Palestina.






