Kota Solok – Pemerintah Kota Solok mempercepat pemulihan pasca banjir yang menerjang wilayah tersebut. Fokus utama adalah bantuan pangan dan pembersihan rumah warga serta fasilitas umum.
Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, mengerahkan ASN untuk membantu warga terdampak.
Gotong royong membersihkan lumpur sisa banjir dilakukan di berbagai titik.
Personel TNI-Polri dan relawan turut serta dalam upaya pemulihan.
Kolaborasi ini bertujuan mempercepat pemulihan lingkungan dan menormalkan aktivitas warga.
“Gerak cepat dan gotong royong adalah kunci mengatasi dampak bencana,” tegas Wali Kota saat gotong royong massal di Gawan, Kelurahan Tanah Garam, Jumat (6/12/2025).
Pemkot Solok akan terus memberikan dukungan maksimal, baik tenaga, perlengkapan, maupun penanganan kebutuhan masyarakat. Fase tanggap darurat ditetapkan hingga 8 Desember 2025.
Banjir yang terjadi pada 25-27 November 2025 lalu berdampak pada 9.375 jiwa dari 2.978 keluarga. Sebanyak 2.333 rumah di 9 kelurahan terendam banjir.






