Kabupaten AgamPemerintah

Pemkab Agam Perkuat Sinergi Percepatan Program Makan Bergizi Gratis

130
×

Pemkab Agam Perkuat Sinergi Percepatan Program Makan Bergizi Gratis

Sebarkan artikel ini

Program ini ditujukan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.

viral-siswa-di-tangsel-dapat-mbg-berbahan-mentah,-sppg-berikan-penjelasan
Viral Siswa di Tangsel Dapat MBG Berbahan Mentah, SPPG Berikan Penjelasan

Agam – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam memperkuat koordinasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui rapat Satuan Tugas (Satgas) di Balairung Rumah Dinas Bupati Agam, Rabu (20/5).

Pertemuan ini melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perangkat daerah, dan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan kesiapan operasional program strategis nasional tersebut.

Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan generasi bangsa.

Program ini ditujukan untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Agam telah mendata 91.222 calon penerima manfaat dari total potensi sasaran sebanyak 167 ribu jiwa.

Untuk mendukung distribusi dan layanan di lapangan, pemerintah daerah telah membentuk 34 unit SPPG yang tersebar di berbagai wilayah.

Iqbal optimistis program ini akan menjadi katalisator ekonomi lokal dengan proyeksi dana dari pemerintah pusat mencapai Rp275 miliar per tahun.

Angka tersebut berpotensi meningkat hingga Rp500 miliar apabila seluruh target penerima manfaat telah terlayani sepenuhnya.

Ia mendorong para petani, peternak, pembudidaya ikan, nelayan, serta pelaku UMKM lokal untuk aktif terlibat dalam rantai pasok penyediaan bahan baku.

Keterlibatan masyarakat secara langsung diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Selain aspek ekonomi, pemerintah daerah menekankan pentingnya keamanan pangan sebagai prioritas utama.

Pihaknya mewajibkan penerapan protokol higiene dan sanitasi yang ketat di seluruh tahapan, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi makanan kepada penerima manfaat.

“Kami yakin melalui rapat koordinasi ini seluruh pihak dapat membangun sinergi dan menyamakan langkah demi meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program MBG di Kabupaten Agam,” pungkas Iqbal.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.