PemerintahSumatera Barat

Gubernur Mahyeldi Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Nagari Creative Hub

133
×

Gubernur Mahyeldi Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Percepat Nagari Creative Hub

Sebarkan artikel ini

Mahyeldi menepis anggapan program ini sekadar kegiatan sektoral di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

gubernur-mahyeldi-tegaskan-nagari-creative-hub-jadi-motor-ekonomi-nagari-di-sumbar
Gubernur Mahyeldi Tegaskan Nagari Creative Hub Jadi Motor Ekonomi Nagari di Sumbar

Padang – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menegaskan bahwa program Nagari Creative Hub (NCH) merupakan agenda strategis pembangunan ekonomi berbasis nagari yang harus dijalankan secara kolaboratif.

Mahyeldi menepis anggapan program ini sekadar kegiatan sektoral di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Penegasan tersebut disampaikan Mahyeldi dalam rapat koordinasi percepatan program unggulan bersama kepala daerah dan perangkat dinas se-Sumatera Barat di Istana Gubernuran, Rabu (20/5/2026).

NCH dirancang sebagai ruang kolaborasi untuk penguatan sumber daya manusia, pengembangan kewirausahaan, hingga percepatan digitalisasi di tingkat nagari.

“Jangan jadikan Nagari Creative Hub hanya sebagai program administratif atau kegiatan seremonial. NCH harus mampu menghadirkan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Menurut Gubernur, tolok ukur keberhasilan program bukan terletak pada kuantitas kegiatan, melainkan pada pertumbuhan aktivitas ekonomi riil, berkembangnya pelaku usaha lokal, dan meningkatnya partisipasi generasi muda.

Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk melakukan intervensi program sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

Pembagian peran dilakukan secara spesifik, Dinas Koperasi memperkuat pembinaan UMKM, Dinas Perindustrian dan Perdagangan fokus pada pengembangan produk unggulan, Dinas Pariwisata mengoptimalkan promosi budaya, serta Dinas Kominfo mendukung percepatan digitalisasi dan sistem pemasaran berbasis teknologi.

Dalam skema ini, Dinas PMD bertindak sebagai penggerak utama yang mengorkestrasi sinergi lintas sektor agar potensi nagari terhubung dalam ekosistem pembangunan terpadu.

Mahyeldi juga mendorong keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari BUMN, BUMD, perguruan tinggi, hingga komunitas kreatif.

“Kita ingin Nagari Creative Hub menjadi pusat tumbuhnya kreativitas, inovasi, dan ekonomi baru berbasis potensi lokal. Jika ini berjalan optimal, nagari akan menjadi kekuatan utama pembangunan ekonomi Sumatera Barat,” imbuhnya.

Senada dengan hal tersebut, Yozarwardi menyatakan bahwa NCH dirancang sebagai pusat inovasi jangka panjang.

Ia menekankan keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen lintas sektor serta dukungan penganggaran yang terintegrasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintahan nagari.

“Dengan semangat kolaborasi, Nagari Creative Hub diharapkan menjadi motor pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang berakar pada kearifan lokal, namun tetap adaptif terhadap tantangan global,” pungkasnya.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.