Kabupaten Solok SelatanPeristiwa

Tim SAR Evakuasi Korban Hanyut di Sangir, Ditemukan Meninggal Dunia

92
×

Tim SAR Evakuasi Korban Hanyut di Sangir, Ditemukan Meninggal Dunia

Sebarkan artikel ini

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026) dini hari.

Solok Selatan – Tim SAR Satbrimob Polda Sumatera Barat berhasil mengevakuasi seorang pegawai negeri sipil (PNS) bernama Sutrisno (58) yang dilaporkan hanyut di Sungai Sangir, Kabupaten Solok Selatan.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (2/6/2026) dini hari.

Operasi pencarian melibatkan 14 personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumbar di bawah komando Kompol Martin.

Sebelumnya, tim gabungan yang terdiri dari unsur Basarnas, TNI, dan masyarakat setempat sempat menghentikan penyisiran pada Senin malam akibat kendala jarak pandang.

Titik terang muncul setelah warga melaporkan penemuan jasad yang mengapung di kawasan Jorong Pulau Karam, Nagari Lubuk Ulang Aling Tangah, sekitar pukul 01.00 WIB.

Tim SAR segera merespons laporan tersebut dan berhasil mengevakuasi korban pada pukul 04.00 WIB sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Dansat Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik, menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata respons cepat kepolisian dalam misi kemanusiaan.

“Kami mengapresiasi sinergitas seluruh unsur yang terlibat di lapangan. Meskipun medan cukup menantang dan pencarian dilakukan hingga dini hari, proses evakuasi berjalan lancar berkat kerja sama yang baik,” ujar Kombes Pol. Lukman.

Kombes Pol. Lukman turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar aliran sungai.

Menurutnya, perubahan cuaca ekstrem dapat memengaruhi arus sungai secara tiba-tiba dan membahayakan keselamatan warga.

Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa operasi ini menunjukkan kesiapan personel dalam merespons setiap laporan darurat masyarakat.

Ia kembali mengingatkan warga yang tinggal di bantaran sungai untuk senantiasa berhati-hati.

Setelah memastikan jenazah diserahkan kepada pihak keluarga, tim gabungan melaksanakan apel konsolidasi pada Selasa pagi.

Tim SAR Batalyon C Pelopor kemudian kembali ke markas setelah merampungkan seluruh rangkaian misi penyelamatan tersebut.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.