Kota BukittinggiPemerintah

Pemko Bukittinggi Gelar Festival Literasi Internasional Peringati Jam Gadang

82
×

Pemko Bukittinggi Gelar Festival Literasi Internasional Peringati Jam Gadang

Sebarkan artikel ini

Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar acara jamuan makan malam atau Welcome Dinner dalam rangka International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 pada Rabu (3/6/2026).

Perhelatan yang berlokasi di halaman Balai Kota Bukittinggi ini sekaligus dirangkaikan dengan peringatan satu abad usia ikon kota, Jam Gadang.

Ketua IMLF, Sastri Bakry, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Pemerintah Kota Bukittinggi dan berbagai pihak yang terlibat.

Menurutnya, kesuksesan festival ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, akademisi, pegiat literasi, media, hingga delegasi mancanegara.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa kota yang dipimpinnya memiliki peran historis vital sejak ditetapkan pada 22 Desember 1784.

Saat ini, Bukittinggi telah berkembang pesat sebagai pusat perdagangan, pendidikan, serta peradaban penting di ranah Minangkabau.

Ramlan menambahkan, peringatan 100 tahun Jam Gadang bukan sekadar seremonial belaka.

Ia menyebut momentum ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat diplomasi budaya sekaligus memantapkan posisi Bukittinggi sebagai destinasi wisata sejarah kelas dunia.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menilai penyelenggaraan IMLF tahun ini sangat istimewa karena bertepatan dengan usia seabad Jam Gadang.

Ia menyoroti tradisi literasi masyarakat Minangkabau yang telah mengakar kuat melalui filosofi alam takambang jadi guru.

Menurut Mahyeldi, filosofi tersebut terbukti melahirkan banyak tokoh nasional di bidang pendidikan, sastra, dan kebangsaan.

Ia menekankan bahwa literasi adalah fondasi utama untuk mencetak sumber daya manusia unggul dalam menghadapi tantangan teknologi digital dan kecerdasan buatan.

“IMLF menjadi wadah membangun jejaring global, memperkuat persahabatan antarbangsa, sekaligus memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya Minangkabau kepada dunia,” pungkas Mahyeldi.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.