2.141 KK Warga Koto Baru Terima Bantuan Beras Dari Pemkab Solok

Solok Arosuka – Pemerintah Kabupaten Solok menyalurkan bantuan beras secara simbolis kepada wali nagari Koto Baru Kecamatan Kubung yang diperuntukkan bagi masyarakat yang terkena dampak Covid-19, Awal Minggu ini di Kantor Wali Nagari Koto Baru.

Bupati Solok Gusmal didampingi oleh Ketua TP-PKK Kab Solok Desnadefi Gusmal, langsung menyerahkan bantuan beras tersebut kepada Wali Nagari Koto Baru Afrizal yang juga dihadiri oleh Anggota DPRD dan Kadis Sosial Yandra Prasat serta Kadis Perhubungan M. Jhony, turut hadir juga Kabag Humas Syofiar Syam dan Kapolsek serta Koramil Kec. Kubung serta Ketua BPN Koto Baru.

Bupati mengatakan bahwa Pemerintah dalam hal mendistribusikan bantuan beras Dolog premium ke nagari koto baru ini diperuntukkan kepada 2.141 KK bagi warga yang terdampak wabah virus corona atau Covid-19 selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di daerah Kabupaten Solok.

“Bantuan beras tersebut akan diberikan sebanyak 10 kilogram beras per KK bagi warga yang sudah tercatat di Nagari Koto Baru, semoga donasi ini bisa membantu pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19 yang mengguncang dunia,” Ungkap Bupati.

“Kemudian, untuk mekanisme pendistribusian beras tersebut akan didampingi oleh wali nagari ke rumah-rumah warganya, agar bantuan sosial dari pemerintah ini tidak tumpang tindih dan tepat sasaran nantinya,” Ujar Gusmal.

Wali Nagari Koto Baru Afrizal. K mengatakan Pemerintah Nagari mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok yang sudah mendistribusikan bantuan beras ini kepada kami dan insya Allah bantuan ini akan segera disalurkan kepada masyarakat Koto Baru yang terkena dampak Covid-19.

Pemerintah Nagari Koto Baru telah melaksanakan himbauan dan instruksi dari Pemerintah Kabupaten Solok dalam rangka memutus mata rantai Covid-19 di wilayah Nagari Koto Baru Khususnya.

“Pemerintah Nagari nantinya akan membagikan beras bantuan ini kepada masyarakat yang betul-betul terdampak Covid-19 diantaranya tukang ojek, sopir, ustad dan butuh harian,” Tutupnya.

Fernandez

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...