5 Rumah Hanyut Diterjang Banjir Bandang Di Padang Pariaman

Akibat Meluapnya Aliran Sungai Nagari Anduriang

Ipda Darul Kanit Binkamsa Sat Binmas Polres Padang Pariaman saat meninjau lokasi banjir bandang akibat meluapnya aliran sungai nagari Anduriang, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman

 

PADANG PARIAMAN, KABARSUMBAR – Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi di Kabupaten Padang Pariaman, 5 rumah di nagari Anduriang kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman hanyut terseret banjir bandang.

“Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB pada Selasa, (7/8/2018). Banjir bandang tersebut terjadi akibat meluapnya aliran sungai nagari Anduriang, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman dan 8 rumah rusak berat,” ujar  Kapolres Padang Pariaman AKBP Rizki Nugroho, Selasa (7/8).

Pihaknya menyebutkan rumah yang hanyut tersebut sebagian besar merupakan warga Tanjung Tani, Jorong kampung Tangah Anduring, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, diantaranya Sison, (50 tahun), Dayang (40 tahun), Siin (30 tahun), Mustapa (40 tahun), Mak Ani (60 tahun), dan Piek Ami (61 tahun) warga koto.

“Tidak hanya rumah warga yang terseret akibat banjir bandang tersebut, tiga surau tegenang air dan satu surau sikumbang terbawa arus aliran sungai Nagari Anduriang,” ujarnya.

Selain rumah warga dan surau, ia menyebutkan lebih kurang 5 hektar sawah masyarakat juga ikut terendam dan  sekitar 60 hektar sawah gagal panen akibat air bah tersebut.

Dari kejadian tersebut pihaknya mengatakan untuk korban jiwa tidak ada. Namun, untuk saat ini kerugian materil masih belum dapat di taksir, masih dalam proses penghitungan.

Informasi terakhir 14 sapi hanyut akibat banjar tersebut dan ada 6 sapi yang berhasil diselamatkan oleh anggota polisi Aiptu M.Nur dan Bripka Hari.

 

(Putri Caprita)

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...