Adanya Kebijakan Baru, 13 Ribu ASN di Padang Terlambat Terima Gaji

Padang – Sekitar 13 ribu Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemko) Padang terlambat menerima gaji pada Januari 2021 dikarenakan adanya kebijakan dari pemerintah pusat.

Kepala Bidang Perbendaharaan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Padang Irsan mengatakan, adanya perubahan regulasi sistem penggajian dari pusat sehingga gaji ASN tersebut belum dibayarkan.

“Sekarang sudah memasuki pekan kedua Januari. Idealnya, gaji ASN tersebut dibayarkan pada 1 Januari,” katanya di Padang pada Senin, 11 Januari 2021.

Ia menjelaskan, Pemko Padang masig menggunakan Sistem Informasi Badan Kepegawaian Daerah (SIBKD) sedangkan, regulasi tata kelola penggajian Januari 2021 menggunakan aplikasi baru, yaitu Sistem Informasi Pengelolaan Daerah (SIPD).

Menurutnya, keterlambatan tersebut tidak hanya ASN di Kota Padang, daerah lain juga mengalami hal tersebut.

Oleh sebab itu, BPKAD Kota Padang bakal melakukan pembayaran gaji ASN bulan Januari dengan cara manual.

“Langkah yang diambil dengan melaksanakan pemberian gaji secara manual, bukan dengan aplikasi. Mudah-mudahan dalam minggu ini segera kita bayarkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, di Kota Padang sendiri terdapat sekitar 13 ribu ASN yang terdiri dari guru dan pegawai dengan mengeluarkan Rp 40 Miliar untuk gaji ASN tersebut.

Selain itu, pegawai honorer di lingkup Pemko Padang juga mengalami keterlambatan tersebut. Keterlambatan ini akan berlansung hanya pada bulan Januari saja, sedangkan bilan selanjutnya akan berjalan normal seperti biasanya.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...