Agam – Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menutup jalan provinsi yang menghubungkan Salareh Aia dan Ampek Koto Palembayan, Kecamatan Palembayan, mulai Minggu (7/12/2025).
Penutupan ini dilakukan demi mempercepat pembersihan material banjir bandang.
Kepala Dinas Perhubungan Agam, Rio Eka Putra, menyatakan penutupan jalan bersifat kondisional. Jalan akan kembali dibuka setelah proses pembersihan rampung.
Penutupan jalan berlangsung pada pukul 08.00-12.00 WIB dan 14.00-17.00 WIB.
Langkah ini diambil untuk menjamin keselamatan masyarakat dan kelancaran pembersihan. Puluhan alat berat dikerahkan untuk menyingkirkan material banjir berupa tanah dan pohon.
Sebelumnya, proses pembersihan sempat terhambat oleh banyaknya kendaraan yang datang untuk melihat lokasi bencana.
Banjir bandang, tanah longsor, dan banjir menerjang Agam akibat curah hujan tinggi pada akhir November 2025.
Bencana ini mengakibatkan 180 orang meninggal dunia, 78 hilang, 13 dirawat, dan 10.167 mengungsi.
Sebagai informasi tambahan, TNI-AU melalui Lanud Sutan Sjahrir Padang telah mendistribusikan 4.500 kilogram logistik untuk korban banjir bandang di Maligi, Pasaman Barat, Sungai Pua Palembayan, dan Tiku V Jorong di Agam.






