Amazing, Sumbar Punya Industri Songket Terbesar

Mufidah Jusuf Kalla bersama rombongan dalam kunjungan kerja yang didampingi Wakil Bupati Zuldafri Darma, Ketua Dekranasda Prov. Sumbar Ny. Nevi Irwan Prayitno, Sekretaris Daerah Hardiman, Ketua Dekranasda Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah dan Ketua GOW Ny. Retri Zuldafri
Mufidah Jusuf Kalla bersama rombongan dalam kunjungan kerja yang didampingi Wakil Bupati Zuldafri Darma, Ketua Dekranasda Prov. Sumbar Ny. Nevi Irwan Prayitno, Sekretaris Daerah Hardiman, Ketua Dekranasda Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah dan Ketua GOW Ny. Retri Zuldafri
Mufidah Jusuf Kalla bersama rombongan dalam kunjungan kerja yang didampingi Wakil Bupati Zuldafri Darma, Ketua Dekranasda Prov. Sumbar Ny. Nevi Irwan Prayitno, Sekretaris Daerah Hardiman, Ketua Dekranasda Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah dan Ketua GOW Ny. Retri Zuldafri
Mufidah Jusuf Kalla bersama rombongan dalam kunjungan kerja yang didampingi Wakil Bupati Zuldafri Darma, Ketua Dekranasda Prov. Sumbar Ny. Nevi Irwan Prayitno, Sekretaris Daerah Hardiman, Ketua Dekranasda Tanah Datar Ny. Emi Irdinansyah dan Ketua GOW Ny. Retri Zuldafri

Pembangunan sentra tenun berangkat dari ide dan perhatian Mufidah Jusuf Kalla, terhadap keberadaan tenun di Indonesia. Bahkan salah satunya di Sumbar, dimana pemerintah melalui Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun sekaligus diresmikan Rusunawa dan Sentra Industri Tenun Songket terbesar di Indonesia di Nagari Tigo Jangko, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Gedung tersebut diperuntukan untuk belajar bagi pelajar bidang kerajinan, agar belajar menenun di Sumbar. Hal dikatakan Mufidah dalam kesempatannya saat berada di Sumbar. Sekadar diketahui berdasarkan data dari PUPR, gedung tersebut dibangun atas dana APBN 2017 dengan nilai kontrak Rp9,4 miliar, pengadaan alat sebesar Rp449 juta. Rusun ini terdiri atas tower 3 lantai dengan jumlah 35 unit termasuk 2 unit difable dan tersedia ruang serbaguna. Rusun dapat ditempati sebanyak 70 orang.

 

Rusunawa tersebut tidak hanya ruang belajar, terdapat lemari, tempat tidur dan peralatan dibutuhkan lainnya, sehingga para pelajar dari mana saja ketika belajar di sana bisa menginap, “Semoga bermanfaat bagi kita semua untuk memajukan Indonesia apalagi tenun, terima kasih kepada PUPR telah membangun rusun untuk penenun di Tanah Datar, Sumbar,” kata Mufidah.

 

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyampaikan rusunawa sekaligus sentra tenun tersebut dibangun dengan kondisi baik, nyaman sehingga pengrajin tenun dapat produktif,” katanya via siaran pers yang masuk ke kabarsumbar.com, Rabu (9/5/2018)

 

“Semoga dipergunakan lebih optimal oleh pengrajin tenun, itu kita bangun sesuai arahan dan perintah Presiden RI,” kata Basuki.

[lidairak]