Lubuk Basung – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Agam menyalurkan zakat sebesar Rp708,1 juta kepada 321 mustahik sepanjang Juni 2026.
Fokus utama penyaluran dana ini adalah menjamin keberlanjutan pendidikan bagi generasi muda di wilayah tersebut.
Ketua Baznas Agam, Isman Imran, menegaskan bantuan diprioritaskan bagi pelajar yang menempuh pendidikan, baik di dalam maupun luar daerah.
Langkah ini diambil untuk mencegah angka putus sekolah yang disebabkan oleh keterbatasan ekonomi keluarga.
“Zakat yang kita salurkan kali ini didominasi untuk mendukung kelangsungan pendidikan generasi muda. Kita tidak ingin anak-anak kehilangan masa depan hanya karena kondisi ekonomi keluarga yang kekurangan sehingga tidak mampu melanjutkan pendidikan,” ujar Isman, Senin (22/6/2026).
Proses distribusi dilaksanakan dalam tiga tahap yang menjangkau seluruh kecamatan di Kabupaten Agam melalui dua lokasi utama.
Pada tahap pertama di Masjid Agung Nurul Falah, Lubuk Basung, Baznas menyalurkan dana senilai Rp246,3 juta kepada 122 mustahik.
Penyaluran dana tersebut dibagi ke dalam empat program unggulan.
Alokasi terbesar diserap oleh Program Agam Cerdas sebesar Rp107,8 juta untuk 63 orang, diikuti Program Agam Makmur senilai Rp82,2 juta bagi 30 mustahik.
Selain itu, terdapat Program Agam Sehat dengan nominal Rp35,4 juta untuk 24 penerima, serta Program Agam Peduli sebesar Rp20,9 juta untuk lima mustahik.
Baznas berharap bantuan ini mampu meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kesejahteraan warga di Kabupaten Agam.






