Solok Arosuka – Bertempat di Nagari Aripan, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Sabtu, (27/11), Bupati Solok Epyardi Asda, hadiri peresmian pesantren Rahmatan lil” Alamin (RLA) Internasional Islamic Boarding School.
Pesantren RLA Internasional Islamic Boarding School ini diresmikan Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Asharullah, didampingi Bupati Solok Epyardi Asda, ketua yayasan Muhammad Ridwan, Dewan Pembina yayasan Zerni Melmusi.
Dalam sambutannya Bupati Solok Epyardi Asda merasa bangga dan senang sekali atas partisipasi seluruh pengurus yayasan RLA Internasional Islamic Boarding School yang telah mendirikan sebuah pesantren bertaraf internasional di Kabupaten Solok.
Bupati menyampaikan bahwa sebelum menjadi sebuah pesantren yang megah, lokasi RLA ini dulunya hanya sebuah hutan belantara.
Ia berharap dengan adanya pesantren RLA Internasional Islamic Boarding School ini, Nagari Aripan bisa menjadi pusat keagamaan di Kabupaten Solok.
“Mudahan mudahan setelah ini akan banyak lagi pesantren – pesantren yang bertaraf internasional berdiri di Kabupaten Solok, dan saya akan mempermudah semua urusan siapapun yang berniat untuk membangun dan melakukan investasi di Kabupaten Solok,”ucap nya.
Lebih lanjut dikatakannya, saat ini pesantren megah sudah berdiri di Nagari Aripan, namun akses jalan cukup memprihatinkan, untuk itu Epyardi berharap Gubernur Sumatera Barat dapat menganggarkan dana untuk perbaikan jalan Aripan yang kebetulan kewenangannya berada pada pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
“Banyak masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan ini kepada saya, hati saya sedih mendengarnya, namun ada beberapa hal yang tidak bisa saya lakukan, pertama karena keterbatasan anggaran serta kewenangan tidak berada pada saya,”tutur Epyardi.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan sangat bangga dengan berdirinya pesantren RLA Internasional Islamic Boarding School.
Dikatakan Mahyeldi, berdirinya pesantren ini melengkapi pesantren-pesantren yang sudah ada sebelumnya di Sumatera Barat khususnya di Kabupaten Solok. Untuk mendukung keberadaan pesantren – pesantren itu pemerintah provinsi sudah menjalin kerjasama dengan beberapa negara di timur tengah.
“Hadirnya pesantren ini merupakan implementasi sejarah Sumatera Barat sebagai gudangnya para ulama dan implementasi ABS-SBK,”tambah Mahyeldi.
Lebih lanjut dikatakan, pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat mendukung dan menyambut baik hadirnya pesantren RLA. Mahyeldi berharap keberadaan RLA ini dapat melahirkan generasi yang terbaik di dunia maupun akhirat serta berkotribusi bagi bangsa dan agama dimasa yang akan datang.
Disampaikan Mahyeldi, untuk membangun Kab Solok diperlukan kerjasama dan sinergitas yang kuat antara Gubernur dan Bupati. Untuk itu Mahyeldi menyebutkan bahwa pemerintah provinsi Sumatera Barat akan menganggarkan dana 5 milyar untuk perbaikan jalan Aripan pada tahun 2022.






