Cegah Stunting Dini, Pemko Solok Launching TTD Bagi Putri Tamia

Solok Kota – Bertempat di SMA Negeri 4 Kota Solok, Jumat (5/8).Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar melaunching program makan Tablet Tambah Darah (TTD) bagi Remaja Putri Tanpa Anemia (Putri Tamia) dalam rangka penanggulangan dan pencegahan Stunting di Kota Solok dan implementasi gerakan masyarakat hidup sehat (germas).

Wako Zul Elfian Umar dalam sambutannya mengatakan, anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang dapat dialami oleh semua kelompok umur mulai dari balita, remaja, ibu hamil sampai usia lanjut.

“Suplementasi TTD pada remaja putri merupakan salah satu upaya pemerintah untuk memenuhi asupan zat besi untuk mencegah anemia yang dapat menyebabkan menurunnya daya tahan tubuh sehingga mudah terkena penyakit infeksi, menurunnya kebugaran dan ketangkasan berpikir karena kurangnya oksigen ke sel otot dan sel otak, serta menurunnya prestasi belajar,” jelas wako.

Lebih lanjut dikatakan, dalam jangka panjang jika remaja putri tersebut menjadi ibu hamil maka akan menjadi ibu hamil yang anemia juga yang akan meningkatkan risiko persalinan, kematian ibu dan bayi, serta infeksi penyakit.

Pemberian TTD dengan dosis yang tepat dapat mencegah anemia dan meningkatkan cadangan zat besi di dalam tubuh. Pemberian TTD dilakukan pada remaja putri mulai dari usia 12-18 tahun di institusi pendidikan (SMP dan SMA atau yang sederajat) melalui UKS.

Dosis pencegahan dengan memberikan satu tablet tambah darah setiap minggu selama 52 (lima puluh dua) minggu.

“Jika di sekolah sudah membagikan TTD kepada remaja putri, lanjutkan dengan memberikan edukasi dan pengingat agar mereka meminum TTD setiap minggu secara rutin dan juga beritahukan cara minum yang benar yaitu diminum tidak dalam keadaan perut kosong, untuk mencegah efek samping,” pesan wako.