Nasional

Danantara Diproyeksikan Jadi Kekuatan Global, Prabowo Undang Ray Dalio ke Istana

896
×

Danantara Diproyeksikan Jadi Kekuatan Global, Prabowo Undang Ray Dalio ke Istana

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto, Jumat (27/3), menerima kunjungan tokoh finansial global, Ray Dalio, di Istana Merdeka.

Agenda pertemuan tersebut memfokuskan pembahasan pada peranan strategis Danantara sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan dan penguatan posisinya di kancah internasional.

Kehadiran Dalio, yang dikenal luas sebagai hedge fund manager, memberikan sentuhan baru dalam upaya pemerintah memperkuat kredibilitas Danantara di mata investor global.

Danantara, badan pengelola investasi strategis yang dibentuk pada Februari 2025, mengemban amanah untuk mengoptimalkan aset negara, mengelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) strategis, dan bertindak sebagai sovereign wealth fund Indonesia.

Melalui pertemuan ini, pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam membangun kepercayaan investor dan menarik arus investasi asing yang berkelanjutan.

Dalam diskusi yang berlangsung tertutup, Prabowo dan Dalio mengeksplorasi berbagai peluang ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

Fokus utama adalah bagaimana Danantara dapat bertransformasi menjadi lembaga yang tidak hanya dominan di pasar domestik, tetapi juga menjadi pemain penting di arena investasi internasional. Kemitraan dengan tokoh sekaliber Ray Dalio mencerminkan komitmen pemerintah untuk membuka diri terhadap kolaborasi global.

Pertemuan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi/Kepala Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi Brian Yuliarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Kehadiran mereka menggarisbawahi pentingnya agenda ini dalam kerangka pembangunan ekonomi nasional.

Kolaborasi dengan Ray Dalio menjadi indikasi kuat bahwa pemerintah Indonesia tidak hanya berfokus pada kebijakan dalam negeri, tetapi juga aktif membangun jaringan dan kepercayaan di tingkat global.

Dengan menjadikan Danantara sebagai salah satu instrumen utama, Indonesia berupaya merancang masa depan ekonomi yang lebih kuat dan berkelanjutan dari pusat kekuasaan, Istana Merdeka.

Pembentukan Danantara ini sekaligus menegaskan komitmen Indonesia dalam menarik capital inflow melalui pembentukan sovereign wealth fund. Pemerintah berharap sinergi antara kebijakan domestik dan kerjasama internasional akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.