Dibully Senior, Mahasiswa Kedokteran UNAIR Diduga Bunuh Diri Minum Vixal

Surabaya– Kasus dugaan bunuh diri yang dilakukan oleh Albertus Berfan Christian menjadi perbincangan masyarakat terutama di kalangan warga kampus Universitas Airlangga Surabaya.

Pasalnya, rumor yang beredar menyebut bahwa mahasiswa residen Fakultas Kedokteran (FK) tersebut meninggal akibat nekat meminum cairan pembersih, seperti dikutip dari liputanindonesia.co.id.

Dugaan sementara, kejadian tersebut dilatarbelakangi oleh perundungan yang disinyalir kerap terjadi di kalangan mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik FK Unair.

Namun hingga saat ini, pihak Rumah Sakit dr. Soetomo tempat Albertus sempat dirawat, enggan memberikan keterangan.

Di sisi lain, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengaku belum menerima laporan mengenai kasus tersebut hingga belum bisa melakukan tindakan lebih lanjut.

“Terkait Unair, tentu saja kita belum bisa bergerak karena belum ada laporan yang ditujukan ke Kementerian. Baru dari media. Secara resmi belum dapat laporan secara khusus,” ungkap Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemendikbud Aris Junaidi, dilansir CNNIndonesia.com pada Selasa, 1 September 2020.

Mengenai aturan terkait perundungan atau bullying,  Aris menjelaskan bahwa Kemendikbud saat ini masih menggodok aturan yang akan dikeluarkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Ia menjelaskan ada empat perkara pendidikan yang tengah digodok dalam bentuk Permendikbud. Dua di antaranya yang diprioritaskan terkait kekerasan seksual dan perundungan.

“Termasuk bullying, sedang disiapkan regulasinya. Sehingga nanti dipakai untuk pedoman semua perguruan tinggi,” jelasnya.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...