Dikukuhkan, Rumah Kerja Jokowi-Amin Tanah Datar Siap Perangi Hoax

TANAH DATAR, KABARSUMBAR – Menjelang pemilu April 2019 mendatang, rumah kerja relawan Tanah Datar untuk mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden RI Jokowi-Ma’ruf Amin dikukuhkan oleh Presidium Rumah Kerja Jokowi Sumatera Barat Bayu Vesky.

Kegiatan pengukuhan rumah kerja itu digelar di Kopmil 88 Jalan Hamka, Parak Juar Batusangkar, Minggu (24/03).

Bayu Vesky disela kegiatan menyebutkan, Rumah Kerja Jokowi-Amin akan memulai bekerja dengan pekerjaan awal memerangi berita hoaks yang ditujukan kepada pasangan Jokowi-Amin.

Bayu menuturkan, hoaks itu harus dilawan dengan cara kapitalisasi prestasi yang telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo terhadap bangsa ini, khususnya di Kabupaten Tanah Datar.

“Kami berharap, dengan adanya Rumah Kerja 01 Luhak Nan Tuo ini dapat memerangi hoaxs secara massif kepada masyarakat tentang prestasi Pak Jokowi,” ungkap Bayu.

Perjuangan di Sumbar ini kata Bayu, oleh para relawan cukup berat, ini kewajiban tim Rumah Kerja untuk menyampaikan secara massif kepada rakyat tentang keberpihakan Pak Jokowi kepada rakyat miskin dan wong cilik.

“Ini sudah dibuktikan selama beliau menjabat, dan selama satu periode kepemimpinan beliau tolong sebutkan Mesjid mana yang melarang azan, dan bukti beliau tidak bekerja. Inilah tugas kita untuk meluruskan,” tutur Bayu Vesky.

Dia melanjutkan, hoaks merupakan musuh bersama, pihak yang dengan sengaja menyebarkan hoaks demi kepentingan politik, kata Bayu, sudah pasti dalam kondisi yang sedang mengalami kepanikan.

“Hoaks adalah satu-satunya cara untuk mengalahkan Pak Jokowi. Hoaks harus dilawan dengan sikap penuh rasionalitas oleh tim Rumah Kerja, tidak bisa dengan cara penuh emosi. Kemarahan dan kekesalan mereka itu tidak memiliki cara lain, kemarahan itu tidak perlu kita lawan. Kita fokus membangun rasionalitas publik,” pungkas Bayu Veaky yang didampingi relawan Rumah Kerja dari Kabupaten 50 Kota.

Bayu juga mengingatkan kepada kader-kader partai koalisi untuk tidak malu memasang fhoto pasangan Jokowi-Ma’ruf yang merupakan pertaruhan marwah partai masing-masing.

“Musuh utama bagi Jokowi-Ma’ruf bukanlah pasangan kompetitor, melainkan ego sektoral dari masing-masing partai pengusung yang malu memasang fhoto calon,” tutupnya. (Ddy)

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...