Dilaporkan Gubernur Sumbar ke Polisi, Ini Tanggapan Ketua PPP Padang

Maidestal Hari Mahesa
Maidestal Hari Mahesa

Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Padang yang juga Ketua Komisi IV DPRD Padang, Maidestal Hari Mahesa menyatakan siap menghadapi proses hukum terkait dilaporkannya dirinya ke Polda Sumbar oleh Gubernur Sumbar Irwan Prayitno atas kasus dugaan pencemaran nama baik.

Ketika ditemui di kantor PPP Padang, pria yang akrab dipanggil Haji Esa ini mengatakan, dia menduga dirinya dilaporkan Gubernur erat kaitannya dengan kegetolannya mengungkap kasus Baznas Kota Padang.

“Banyak akun lain yang men-share berita itu, kenapa hanya saya yang dilaporkan? Saya menduga ada unsur politik dalam hal ini,” jelas Maidestal.

Meski begitu, menurut Haji Esa, dirinya siap menghadapi proses hukum, dan akan memenuhi panggilan penyidik nantinya.

“Saya akan menghormati proses hukum sebagai bahagian dari pemerintahan dan tentu paham akan hukum. Mungkin dipanggil penyidik. Jangankan dipanggil penyidik, sebagai umat Islam dipanggil oleh Allah SWT kita harus siap, dan itu berlaku untuk seluruh umat ketika Allah memanggil umatnya,” tegas Esa.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melaporkan tiga orang ke Mapolda Sumatera Barat pada Selasa, 1 Mei 2018 malam. Ketiga orang itu diantaranya, terdakwa kasus SPJ Fiktif, Yusafni, akun Facebook Bhenz Maharajo dan Maidestal Hari Mahesa II.

[Hijrah Adi Sukrial]