#BikinAsikdiRumah - Mar 2020
#BikinAsikdiRumah - Mar 2020

DPRD Bersama Pemerintah Kabupaten Solok Gelar Rapat Pertanggungjawaban APBD Tahun 2019

Solok Arosuka – Di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Solok, Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok mengagendakan rapat pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kab. Solok tahun 2019, Rabu, 01 Juli 2020.

Rapat dipimpin langsung oleh Wakil Ketua I Renaldo Gusmal, dan juga dihadiri oleh Bupati Solok Gusmal, dan Wakil Ketua DPRD Lucki Efendi beserta anggota DPRD Kab. Solok, kemudian turut hadir juga Forkopimda dan Sekda Azwirman serta SKPD Pemerintah Kabupaten Solok.

Bupati Solok Gusmal membacakan Nota Pengantar Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Solok tahun 2019, yang terdiri dari dokumen pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Solok tahun anggaran 2019 yang disusun berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah serta telah disetujui dan diubah oleh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor  21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah.

Bupati menerangkan bahwa untuk Pendapatan Daerah yang semula direncanakan sebesar Rp 1.282.592.257.180,29, dapat direalisasikan sebesar Rp 1,254.704.484.574,82 atau 97,83% yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah atau PAD dan pendapatan transfer serta pendapatan lain-lain.

“Di dalam pelaksanakan APBD Kabupaten Solok tahun 2019 telah melakukan pemeriksaan atau diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), alhamdulillah atas kerja keras semua pihak yang terkait dan atas dukungan dari DPRD, Pemerintah Daerah Kabupaten Solok kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP untuk ke-3 (tiga) kalinya secara berturut turut,” Ujar Bupati.

“Tentunya ini menjadi kebanggaan tersendiri dalam perwujudan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik di tahun keempat pelaksanaan RPJMD Kabupaten Solok periode 2016-2021. Maka dari itu, kami berharap untuk tahun anggaran 2020 kita tetap dapat mempertahankan predikat WTP. Untuk itu, semua catatan perbaikan yang disampaikan oleh BPK kepada Pemerintah Kabupaten Solok harus kita perhatikan dengan seksama dan secara bersama,” tambahnya.

Gusmal juga menyampaikan bahwa wujud nyata dari pengelolaan keuangan yang baik tercermin dalam pencapaian pilar-pilar pembangunan di Kabupaten Solok sampai dengan tahun 2019, terutama dalam pembangunan bidang pendidikan, rata-rata lama sekolah di Kabupaten Solok meningkat dari angka 7,60 pada tahun 2018 menjadi 7,84 pada tahun 2019. Sejalan dengan hal tersebut, kualitas pendidikan di Kabupaten Solok meningkat pula, hal ini dibuktikan dengan naiknya nilai rata-rata hasil ujian sekolah baik tingkat SD sederajat, maupun tingkat SMP sederajat. Untuk tingkat SD tahun 2018 nilai rata-rata ujian sebesar 70,62 meningkat tahun 2019 menjadi 73,68. Sedangkan untuk tingkat SMP, nilai rata-rata nilai ujian tahun 2018 sebesar 48,71 meningkat menjadi 50,25 di tahun 2019.

“Terakhir, perlu kami sampaikan juga bahwasanya penílaian terhadap akuntabilitas kinerja ini langsung dilaksanakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia,” tutup Gusmal.

 

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...