Gempa Sumbar, 4 Korban dan 27 Rumah Dilaporkan Rusak

  • Bagikan
Salah satu sisi dinding rumah yang rubuh akibat gempa, Sabtu 21 Juli 2018. Foto : Fernandez

PADANG, KABARSUMBAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat merilis laporan sementara kerusakan dan korban jiwa dari gempa 5,5 Skala Richter yang terjadi di Sumatera Barat, Sabtu (21/7/2018) kemarin.

Berdasarkan data informasi tersebut, setidaknya ada 1 korban meninggal dunia, 3 korban mengalami luka ringan, 8 rumah rusak berat dan 19 rumah rusak ringan.

Satu korban meninggal itu adalah Bustami (62 tahun) yang tertimpa dinding rumahnya di Dusun Rawang, Jorong Lubuak Salasiah, Nagari Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Kemudian, tiga korban lainnya berada di Jorong Kapalo Dibawah, Nagari Simpang Tanjuang, nan IV, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok masing-masing, Diah (16 tahun) mengalami luka ringan, Bobi (7 tahun) mengalami luka ringan dan Risa Amelia (25 tahun) mengalami pendarahan.

Sedangkan, untuk kerusakan rumah terjadi pada tiga lokasi. Pertama di Kota Padang, tepatnya di Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan. Disini, rumah dinilai tidak layak huni milik Rosnelly (57 tahun) rubuh setelah diguncang gempa. Namun, beruntung tidak ada korban jiwa dari peristiwa tersebut.

Lokasi kedua di Jorong Kapalo Danau Dibawah, Nagari Simpang Tanjung nan IV, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok, dimana terdiri dari 6 rumah rusak berat dan 19 rumah rusak ringan.

Kemudian, lokasi ketiga di Dusung Rawang, Jorong Lubuak Salasiah, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, dimana disana ada satu rumah yang mengalami rusak berat, alias rumah dari korban meninggal dunia, almarhum Bustami.

Sementara itu, BPBD Sumatera Barat dan BPBD Kabupaten Solok sendiri sudah menindaklanjuti dari berbagai laporan korban dan kerusakan dengan menerjunkan personil pada dua daerah di Kabupaten Solok tersebut.

“BPBD Kabupaten Solok sudah menerjunkan personil dan bantuan, termasuk dari BPBD Sumbar sejak kemarin (Sabtu),” singkat Pelaksana Kepala BPBD Sumatera Barat, Rahman.

[Putri Caprita]

  • Bagikan