
SIJUNJUNG, KABARSUMBAR – Giat Penggalang dan Palang Merah Remaja yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan dan Budaya Sijunjung pada Kamis (15/11), didukung penuh oleh Kwartir Cabang 0303 Sijunjung.
Perkemahan dilaksanakan selama tiga hari di Perkemahan Calau, Nagari Muaro, Kecamatan Sijunjung tersebut diikuti oleh 39 sekolah tingkat SMP dan 4 kwaran, yakni Kwaran Tanjung Gadang, Kwaran Sijunjung, Kwaran IV Nagari serta Kwaran Kupitan dengan peserta sekitar 860 orang.
Ketua pelaksana yang juga Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Budaya, Syamsul Bahri mengatakan, bahwa giat penggalang tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang kuat, disiplin serta berprestasi.
“Kegiatan ini didukung penuh oleh APBD Sijunjung dengan harapan melahirkan generasi yang kuat dan berprestasi, karena kegiatan pramuka membentuk karakter dan jiwa kebersamaan,” ujarnya.
Pendidikan kepramukaan menurut ketua harian Kwartir Cabang 0303 Sijunjung yang juga kepala Dinas Pendidikan dan Budaya, Ramler adalah untuk membangun karakter generasi muda.
“Generasi muda harus mampu menjadi agen perubahan, penggerak kegiatan positif di tengah masyarakat, serta memiliki peribadi yang kuat dan teguh,” sebutnya saat membuka Giat Penggalang tersebut.
Ramler juga mengajak generasi muda untuk tampil di depan memerangi pengaruh buruk narkoba dan pergaulan bebas dengan menjadi generasi yang berprestasi.
“Menjaga lingkungan dari pengaruh buruk narkoba tidak hanya dibebankan pada orang tua dan pemuda saja, tetapi juga menjadi kewajiban generasi muda, karena kebangkitan suatu bangsa bergantung pada generasi penerus,” sambung Ramler.

Dikatakan mantan kepala Dinas Perhubungan dan Inforkom tersebut, saat ini tingkat kecemasan terhadap pengaruh buruk narkoba dan pergaulan bebas sudah sangat tinggi, mengingat banyaknya kasus-kasus pidana yang melibatkan generasi penerus, bahkan kalangan remaja ikut menjadi korban.
“Mari kita nyatakan perang terhadap pengaruh buruk narkoba dan pergaulan bebas, kita harus jadi generasi emas,” serunya.
[Hendri]





