PeristiwaSumatera Barat

Mahyeldi Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Susulan

288
×

Mahyeldi Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Susulan

Sebarkan artikel ini

Padang – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana susulan.

Imbauan ini menyusul tingginya intensitas hujan di sejumlah wilayah Sumbar.

Mahyeldi meminta warga yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai (DAS), lereng perbukitan, dan wilayah rawan longsor untuk segera mengungsi ke tempat aman atau posko pengungsian terdekat.

“Ini penting untuk meminimalisir risiko,” tegas Mahyeldi di Padang, Senin (15/12/2025).

Menurutnya, banyak sungai mengalami pendangkalan akibat sedimen banjir bandang pasca bencana akhir November lalu. Kondisi ini menyebabkan sungai mudah meluap saat hujan deras.

Pemerintah daerah saat ini memprioritaskan penggunaan alat berat untuk membuka akses jalan di wilayah terdampak bencana.

Normalisasi sungai belum dapat dilakukan secara maksimal.

“Karena itu, kami mengimbau masyarakat untuk tidak mengambil risiko dan mengutamakan keselamatan,” ujar Mahyeldi.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca.

BMKG memprakirakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Sumbar.

BMKG menetapkan Status Waspada untuk 11 wilayah, meliputi Kepulauan Mentawai, Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Tanah Datar, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Solok, Solok Selatan, Dharmasraya, serta Kota Padang Panjang.

Hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi mulai pukul 11.00 WIB di Kabupaten Sijunjung, Dharmasraya, dan Solok Selatan.

Potensi hujan juga diperkirakan meluas ke sejumlah kecamatan di Kabupaten Solok, Tanah Datar, Lima Puluh Kota, dan Dharmasraya.

BMKG memperkirakan potensi curah hujan tinggi di wilayah Sumbar masih akan berlangsung setidaknya hingga awal Januari 2026.

Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG, termasuk aplikasi Info BMKG dan media sosial @bmkgminangkabau.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.