Kota PadangPeristiwa

Jemaah Haji Bengkulu Kembali ke Tanah Air, Kemenhaj Pastikan Layanan Pemulangan Berjalan Lancar

156
×

Jemaah Haji Bengkulu Kembali ke Tanah Air, Kemenhaj Pastikan Layanan Pemulangan Berjalan Lancar

Sebarkan artikel ini

Padang – Seluruh jemaah haji asal Provinsi Bengkulu telah kembali ke Tanah Air. Kepulangan 166 jemaah Kelompok Terbang (Kloter) 05 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Senin (8/6/2026), menjadi penutup rangkaian pemulangan jemaah haji Embarkasi Padang tahun ini.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu, Intihan, menyambut langsung kedatangan jemaah di bandara. Ia bersyukur seluruh proses pemulangan dari Kloter 02 hingga Kloter 05 berjalan lancar.

“Alhamdulillah, seluruh proses pemulangan berjalan lancar. Jemaah yang tiba malam ini dalam kondisi sehat, meskipun terdapat beberapa yang mengalami kelelahan atau batuk ringan akibat perjalanan panjang dari Arab Saudi,” ujar Intihan.

Di balik kelancaran tersebut, Intihan menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya dua jemaah asal Bengkulu selama berada di Tanah Suci. Keduanya berasal dari Kloter 04 dan meninggal dunia saat berada di Madinah serta Makkah.

Selain itu, dua jemaah lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi. Masing-masing berasal dari Kloter 03 dan Kloter 05. “Kita doakan bersama agar mereka segera pulih dan dapat kembali ke tanah air untuk berkumpul bersama keluarga,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Intihan mengapresiasi kinerja Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi dan Debarkasi Padang.

Menurutnya, pelayanan terhadap jemaah Bengkulu yang berstatus embarkasi antara berlangsung prima sejak keberangkatan hingga kepulangan.

Ia berharap sinergi antara Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Bengkulu dengan pihak Embarkasi Padang terus diperkuat. “Tujuan kita sama, yakni memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji Indonesia,” tegasnya.

Terkait kesehatan pascakepulangan, Intihan mengimbau seluruh jemaah untuk tetap memantau kondisi fisik selama dua pekan ke depan.

Ia menekankan pentingnya pemeriksaan mandiri ke fasilitas kesehatan terdekat jika muncul keluhan kesehatan.

“Pemeriksaan kesehatan pascakepulangan sangat krusial untuk memastikan kondisi jemaah tetap prima. Langkah ini juga menjadi upaya preventif untuk melindungi keluarga di rumah dari potensi penularan penyakit setelah perjalanan internasional,” pungkas Intihan.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.