SosialSumatera Barat

Kapolda Sumbar Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Perangi Narkoba dan LGBT

67
×

Kapolda Sumbar Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Perangi Narkoba dan LGBT

Sebarkan artikel ini

Padang – Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dan melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.

Seruan tersebut disampaikan dalam Aksi dan Deklarasi Minangkabau Anti Narkoba dan LGBT di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Padang, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumatera Barat dan Kota Padang, para kepala daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta ribuan warga.

Sebagai simbol komitmen bersama, peserta membubuhkan tanda tangan pada kain putih sepanjang satu kilometer yang dibentangkan di sepanjang lokasi acara.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa menjaga masa depan generasi penerus merupakan tanggung jawab kolektif.

Ia berkomitmen memastikan tidak ada anak kemenakan yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun perilaku menyimpang lainnya.

“Menjaga generasi muda adalah tanggung jawab kita bersama. Pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat penegak hukum, untuk menciptakan lingkungan yang tetap berpegang teguh pada nilai agama, adat, etika, dan norma,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menekankan pentingnya peran keluarga, sekolah, dan lingkungan pergaulan dalam menanamkan nilai moral serta disiplin sejak dini.

Ia menginstruksikan jajaran Polda, Polres, hingga Bhabinkamtibmas untuk terus menggiatkan berbagai program pembinaan masyarakat, termasuk pembentukan Kampung Bebas Narkoba.

Ia berharap gerakan ini tidak berhenti pada seremonial deklarasi semata, melainkan diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah ini dinilai krusial demi mewujudkan Sumatera Barat yang aman, sehat, dan bermartabat.

Senada dengan hal tersebut, Ketua LKAAM Sumatera Barat, Fauzi Bahar, menilai deklarasi ini sebagai bentuk tanggung jawab moral masyarakat.

Ia optimistis dukungan luas dari berbagai lapisan akan memperkuat ketahanan wilayah dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya di tengah gempuran pengaruh negatif.

“Gerakan ini bukan sekadar deklarasi, tetapi wujud kepedulian untuk menyelamatkan generasi muda. Dukungan masyarakat hari ini menjadi semangat bagi kita semua untuk terus menjaga tatanan kehidupan yang kondusif di Sumatera Barat,” ungkap Fauzi.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.