Komplotan Pengedar Uang Palsu Di Kabupaten Solok Dibekuk Polisi

Solok Arosuka – Senin sore 2 November 2020, tiga orang diduga pelaku pemalsuan dan pengedaran uang palsu digerebek Polisi di Nagari Selayo, Kecamatan Kubung Kabupaten Solok.

Salah seorang pelaku merupakan ibu rumah tangga berinisial IRT (36) asal kabupaten Solok Selatan, sementara dua rekannya NA (36) merupakan warga Tanah Datar dan F (17) asal Padang.

Dari tangan ketiga pelaku, petugas mengamankan uang palsu pecahan 100 ribu rupiah senilai 14,6 juta rupiah. Diduga, uang tersebut diedarkan di kawasan Solok.

Terungkapnya dugaan peredaran uang palsu tersebut berawal dari laporan masyarakat pada Oktober 2020 kemarin terkait adanya peredaran uang palsu di kawasan kecamatan Kubung.

Berdasarkaninformasi tersebut petugas langsung melakukan pelacakan terhadap pelaku pengedaran uang palsu. Diduga, para pelaku mengedarkan dengan cara membelanjakan ke warung atau toko, dan memperoleh kembalian berupa yang asli.

Kapolres Solok, AKBP Azhar Nugroho membenarkan penangkapan itu. Menurutnya, seluruh pelaku diamankan di kawasan jorong Galanggang Tangah Nagari Selayo “Di rumah tersebut, petugas menemukan uang palsu jadi pecahan 100 ribu rupiah, dan ada juga yang belum digunting,” terangnya.

Para pelaku dijerat dengan pasal 36 ayat (1), (2), (3) Jo Pasal 26 ayat (1),(2),(3) Undang Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Untuk pengembangan kasus tersebut, polisi langsung mengamankan para pelaku dan barang bukti ke Mapolres Solok Arosuka.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...