Kabupaten Padang PariamanPemerintah

Legislator Motivasi Warga Padang Pariaman: MBG Tingkatkan Ekonomi

919
×

Legislator Motivasi Warga Padang Pariaman: MBG Tingkatkan Ekonomi

Sebarkan artikel ini

Pariaman –  Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, mendorong masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, untuk mengoptimalkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya meningkatkan gizi generasi penerus sekaligus menggerakkan perekonomian.

Ia menyatakan program tersebut sebagai yang pertama kali diinisiasi di Indonesia sejak kemerdekaan, meskipun telah diimplementasikan di negara lain.

Dalam Sosialisasi Makan Bergizi Gratis di Nagari Sungai Asam, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Padang Pariaman, Kamis (19/6/2025), Ade Rezki Pratama mengemukakan salah satu contoh negara yang berhasil menerapkan MBG, yaitu Cina.

Cina, yang sebelumnya merupakan negara berkembang, berhasil meningkatkan kualitas gizi anak-anaknya melalui program tersebut, sehingga kini menjadi negara maju dengan produk yang mendominasi pasar internasional.

Ade menekankan bahwa implementasi program MBG memerlukan infrastruktur dapur dan pasokan bahan masakan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Ia menyarankan masyarakat untuk membentuk koperasi dan yayasan yang dapat berperan sebagai pengelola dan pemasok bahan masakan untuk kebutuhan program MBG.

Ia memperkirakan setiap dapur MBG akan membutuhkan puluhan tenaga kerja lokal.

Ade menyoroti bahwa Padang Pariaman saat ini belum memiliki dapur MBG untuk menjalankan program yang digagas oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia menyampaikan harapan agar dapur MBG dapat segera didirikan di Padang Pariaman, khususnya di Sungai Asam. “Semoga setelah ini berdiri dapur MBG di Padang Pariaman, khususnya di Sungai Asam,” katanya.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga tiga tahun, namun peningkatan kualitas sumber daya manusia memerlukan waktu bertahun-tahun. Menurutnya, Indonesia akan menghadapi bonus demografi pada tahun 2045, sehingga generasi penerus bangsa perlu dipersiapkan sejak dini.

Pemberian makanan bergizi di sekolah, menurutnya, dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan membantu mereka meraih prestasi. “Program ini juga membantu orang tua, karena orang tua tidak perlu lagi menyediakan bekal untuk anaknya,” ujarnya.

Sementara itu, Tenaga Ahli Deputi Promosi dan Kerjasama Badan Gizi Nasional, Dedi Suprijadi, menjelaskan bahwa pendirian Koperasi Merah Putih merupakan salah satu upaya untuk mendukung pelaksanaan MBG, sehingga perputaran uang dari program tersebut tetap berada di daerah.

Ia menyebutkan perputaran uang di pedesaan melalui program MBG dapat mencapai puluhan juta per hari, yang dapat dimanfaatkan oleh petani dan nelayan.

“Jadi petani dan nelayan bisa menjual hasil pertanian dan tangkapannya kepada koperasi,” kata Dedi.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.