Tanah Datar – Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, resmi menutup perhelatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke-43 Tingkat Kabupaten di Kecamatan Pariangan, Selasa (23/6/2026).
Kecamatan Lintau Buo Utara keluar sebagai juara umum setelah mengumpulkan 180 poin.
Posisi kedua ditempati Kecamatan Rambatan dengan 155 poin, disusul Kecamatan Lima Kaum di peringkat ketiga dengan 148 poin.
Ahmad Fadly mengaku puas atas kelancaran acara yang berlangsung selama empat hari tersebut.
“Saya sangat bahagia melihat tingginya antusiasme masyarakat. Pelaksanaan MTQ tahun ini berjalan dengan baik dan sukses,” ujar Fadly.
Ia memberikan apresiasi kepada panitia, dewan hakim, serta seluruh masyarakat yang berkontribusi menyukseskan gelaran ini.
Fadly secara khusus menyoroti keberhasilan penerapan sistem e-MTQ sebagai langkah maju dalam digitalisasi penyelenggaraan.
Menurutnya, sistem tersebut akan terus disempurnakan sebagai pengalaman berharga untuk perhelatan mendatang.
Kepada seluruh kafilah, ia berpesan agar hasil perlombaan menjadi momentum evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembinaan generasi Qurani.
“Bagi pemenang, jangan cepat berpuas diri. Bagi yang belum berhasil, jadikan ini motivasi untuk meraih prestasi lebih baik,” tegasnya.
Ketua Harian LPTQ Kabupaten Tanah Datar, H. Afrizon, mencatat sebanyak 744 kafilah berpartisipasi dalam ajang ini.
Ia menyebut Kecamatan Lintau Buo Utara dan Lima Kaum sebagai peserta dengan jumlah kafilah paling lengkap.
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar juga telah menetapkan Kecamatan Sungai Tarab sebagai tuan rumah MTQ ke-44 pada tahun 2028.
Selanjutnya, Kecamatan Lima Kaum dipastikan menjadi tuan rumah MTQ ke-45 pada tahun 2030.
Camat Pariangan, Miza Aziz, selaku ketua pelaksana, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak.
Ia menilai kesuksesan acara ini merupakan buah dari sinergi antara pemerintah daerah, panitia, dan warga setempat.






