Napi Teroris yang Tewas di Mako Brimob Ternyata Berasal dari Sumbar

Kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, sejak Selasa (8/5/18) malam mengakibatkan satu orang napi teroris tewas. Teroris yang tewas itu bernama Beni Samsu Trisno alias Abu Ibrahim. Ternyata pria kelahiran 18 Juni 1986 ini berasal dari Sumatera Barat.

Beni Samsu Trisno (BST) alias Abu Ibrohim ditangkap polisi pada 24 Oktober 2017 di Jalan Kopkar Raya, Perumahan Gading Permai, Pekanbaru, Riau. Dia teridentifikasi sebagai peserta latihan fisik di Bukit Gema dan latihan menembak di Jambi. Namun tak dijelaskan kapan mereka berlatih. Pria kelahiran Pariaman, Sumatera Barat ini ditangkap karena diduga berencana menyerang sejumlah kantor polisi di Pekanbaru, Riau.

Sebelum ditangkap, Beni tinggal di sebuah rumah kontrakan bersama istri dan seorang anaknya yang masih kecil. Sehari-hari, dia bekerja sebagai seorang wiraswasta. Beni dikenal sebagai orang yang rajin ibadah dan rajin mengikuti kegiatan sosial bersama warga setempat.

Meski tinggal di Riau, identitas Beni masih Sumatera Barat, alamatnya di Pintu Rimbo Jarong Pudung, Kecamatan Ampek Nagari Kabupaten Agam. Seperti dilansir harianhaluan.com, Wali Nagari Bawan, Kamiruddin menceritakan, Beni memang tercatat sebagai warganya. Namun, korban yang terlibat jaringan teroris itu bukan warga asli dari Pintu Rimbo.

“Berdasarkan informasi yang kami peroleh, Beni menikah dengan warga pintu Rimbo sekitar tahun 2011. Setelah menikah, ia membawa istrinya merantau ke daerah Riau,” kata Kamaruddin, Kamis (10/5).

Lebih jauh Kamaruddin mengakui, berdasarkan informasi yang diperolehnya Beni hanya pulang ke kampung istrinya tersebut saat lebaran saja. “Itu pun tidak terlalu bergaul dengan masyarakat sekitar,” ujarnya.

Sumber : Harian Haluan

[Hijrah Adi Sukrial]