Padang – Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, menebar benih ikan lele di Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Jumat (10/7/2025).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis pengembangan budidaya ikan lele sekaligus upaya edukasi masyarakat terkait ketahanan pangan dan ekonomi keluarga.
Maigus Nasir menyatakan, budidaya ikan lele milik Unit Usaha Teh Talua Community (TTC) tersebut akan dijadikan proyek percontohan sektor perikanan di Kota Padang.
Langkah ini dipersiapkan sebagai mitigasi dampak perubahan iklim dan potensi El Nino.
Menurutnya, inisiatif ini selaras dengan tiga program unggulan pemerintah, yakni pemanfaatan pekarangan, urban farming, dan penguatan modal sosial.
Ia mendorong masyarakat memanfaatkan lahan terbatas di rumah dengan sistem kolam terpal.
“Masyarakat bisa menyesuaikan dengan kondisi pekarangan masing-masing untuk menambah pendapatan sekaligus menjaga kesehatan,” ujar Maigus.
Ia menambahkan, sektor perikanan kini menjadi fokus utama Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Pemkot Padang bahkan menargetkan penambahan Kampung Nelayan Merah Putih hingga empat titik pada 2026.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, menekankan pentingnya menjaga sektor perikanan di tengah menyusutnya lahan pertanian.
Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan yang saat ini masih berada di angka 45 persen.
“Kami berharap kelompok budidaya menjalankan usaha secara berkelanjutan dengan memperhatikan kualitas produksi dan kemasan,” tutur Alfiadi.
Dukungan pengembangan usaha budidaya ini juga datang dari Anggota DPRD Kota Padang, Rafli Boy, berupa bantuan dana sebesar Rp25 juta.
Bantuan tersebut digunakan untuk pengadaan bibit, pembangunan kolam, dan penyediaan pakan ikan.
Rafli menyatakan akan menambah dukungan jika hasil budidaya ini menunjukkan perkembangan yang memuaskan.






