Polda Sumbar Ungkap Sindikat Penjual Kulit Harimau Sumatera

PADANG, KABARSUMBAR – Reskrimsus Polda Sumatera Barat membongkar sindikat penjualan kulit Harimau Sumatera.

Terungkapnya sindikat tersebut, setelah pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi mengatakan, pihaknya berhasil menyita offset kulit harimau yang telah diawetkan, kepala tapir, tengkorak harimau dan tulang belulang dari binatang yang dilindungi tersebut.

“Kulit harimau, dan offset kulit harimau itu, kami sita dari dua tersangka, masing-masing berinisial S dan A (buron) di Kota Bukittinggi pada Jumat, 19 April 2019 lalu,” kata Syamsi saat konferensi pers didampingi Kasubdit IV Reskrimsus AKBP Rokhmad Hari Purnomo serta Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Rusdiyan Ritongga di Polda Sumbar, Padang, Selasa 23 April 2019.

Dikatakan Syamsi, tersangka S merupakan pemilik toko barang antik di Jalan Ahmad Yani, Kota Bukittinggi. Ia ditangkap dengan barang bukti kulit harimau Sumatera yang masih basah.

Sedangkan, tersangka A yang saat ini masih berstatus buron merupakan orang yang menitipkan offset kulit harimau, tulang belulang harimau, kepala tapir serta puluhan alat bukti lainnya guna diperjualbelikan pada toko milik S.

“Sebagian barang bukti, seperti pipa rokok yang terbuat dari gading gajah juga disita di rumah A, kawasan Pintu Kabun, Bukittinggi,” jelas Syamsi.

Lanjut Syamsi, dari tangan tersangka, pihaknya berhasil menyita satu lembar kulit harimau, 14 tulang punggung harimau, dua tulang pinggul harimau, dua tulang tengkorak harimau, 10 tulang bagian kaki harimau, dua tulang bahu harimau, tumpukan tulang rusuk harimau, satu tengkorak tapir dan satu offset kulit harimau.

“Rencananya S akan menjual kulit dan tulang harimau ini seharga Rp 32 juta. Namun, penjualan tidak jadi, karena sudah lebih dulu diamankan polisi,” tutup Syamsi.

Loading...

DomaiNesia

BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...