Polisi Agam Buru Debt Collector

3 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka

AGAM, KABAR SUMBAR-Empat oknum debt collector ditetapkan sebagai tersangka, setelah Polres Agam, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan penyelidikan. Ini didasari atas tindak pidana perampasan dan atau pencurian, kata Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi didampingi Kasat Reskrim Iptu, M Reza kepada awak media, Senin (1/4/2019).

Penetapan itu berdasarkan penggalian informasi setelah peristiwa di Maninjau, Tanjung Raya, Agam, Sumbar, Sabtu (30/3/2019) pekan lalu.

Seorang debt collector meninggal saat massa mengamuk dan menghadang mereka, setelah membawa paksa mobil pengangkut sawit, disopiri Egi di Simpang Padang Koto Gadang, Palembayan.

Polres Agam merilis nama daftar pencarian orang (DPO) yakni Tarigan, Nofriadi Dafrizal dan Muslim (wafat). Penetapan telah memenuhi unsur, termaktub dalam Pasal 368 ayat 1 jo Pasal 55 ayat 1 KUHP dan atau Pasal 363 ayat 1 ke 4 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun kurungan penjara.

“Itu didukung dua alat bukti yang kuat dan cukup serta memenuhi unsur tindak pidana perampasan dan atau pencurian,” tegas Kapolres Agam, Ferry Suwandi.

Terkait hal itu, sejumlah barang bukti telah diamankan di Mapolres Agam, debt collector digiring ke sel. Para debt collector tersebut mengaku, jika mereka terbagi beberapa tim dengan jumlah dua orang, mengendarai dua unit mobil, Suzuki Karimun dan Toyota Avanza. Dua orang lagi sebut Ferry dalam pengejaran, karena sempat melarikan diri dari amukan massa.

“Mereka bekerja dari pihak ketiga dan tidak mengantongi surat tugas saat dimintai dan ini terus kita selidiki,” pungkasnya.

[wan]

Loading...
DomaiNesia
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...