Polres Solok Ringkus 3 Orang Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

  • Bagikan

Solok Arosuka – Jajaran Satresnarkoba Polres Solok Arosuk berhasil mengamankan 3 orang pelaku yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba.

Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho melalui Kasat Narkoba Iptu Amin nurasyid menyampaikan benar, pada hari Sabtu tanggal 20 Maret 2021 sekitar pukul 11.30 wib  Melaporkan telah dilakukan penangkapan terhadap 3 (tiga) orang laki-laki dewasa yang diduga Pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu, di  diwilayah hukum Polres Solok.

Pelaku yang berhasil diamankan petugas tersebut adalah RM (28), SB(24) dan ADM (51) semuanya warga kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok.

Amin Nurasyid Kasat Narkoba menyampaikan “kronologis berawal dari anggota sat res narkoba polres solok saya perintahkan untuk melakukan penangkapan terhadap seseorang laki2 Yang bernama H (pecatan Abri) dengan status DPO, bahwasanya pelaku sering menjual belikan narkotika,”ungkapnya.

setelah identitas pelaku tsb diketahui , petugas pun lansung menuju kerumah milik pelaku H di nagari Koto Anau, tak lama kemudian petugas melihat 3 orang TSK yang sedang duduk didapur rumah milik pelaku H , ke 3 pelaku tersebut sedang memakai narkotika jenis shabu, Dan petugaspun langsung melakukan penangkapan.

“petugas setelah itu melakukan penggeledahan badan Dan rumah terhadap ke 3 (tiga) orang pelaku tersebut dan petugas berhasil menemukan sebuah alat hisap shabu (bong) Yang dalam kaca pireknya berisikan sisa pakai diduga narkotika jenis sabu, Dan 2 (dua) unit skill (timbangan elektronik) Yang keseluruhan barang bukti tsb adalah milik DPO H,” ucap Kasat Narkoba.

kemudian petugas juga menemukan barang bukti lainnya yg berkaitan dengan narkotika, lalu selanjutnya terhadap Salah satu orang pelaku, Yang bernama RM diintrogasi oleh petugas dimana keberadaan DPO H berada, kemudian pelaku mengakui bahwa pelaku DPO H  baru saja pergi dari rumah tersebut.

Ke 3 pelaku Di sangkakan dengan Pasal 132 ayat 1 jo pasal 114 ayat 1 jo 112 ayat 1 jo pasal 127 ayat 1 huruf a dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun dan maximal 12 tahun penjara, Tutup Amin Nurasyid.

keseluruhan barang bukti milik DPO H disita dan petugas memburu keberadaannya , lalu terhadap pelaku dan seluruh barang bukti dibawa ke Polres Solok guna penyidikan lebih lanjut.

  • Bagikan