HukumNasional

Polri Perketat Pengawasan, Tindak Tegas Peredaran Narkoba Saat Nataru

491
×

Polri Perketat Pengawasan, Tindak Tegas Peredaran Narkoba Saat Nataru

Sebarkan artikel ini
wakapolda-sumbar-pindah-ke-jambi-dengan-posisi-yang-sama,-ini-daftar-lengkap-terbaru-mutasi-polri
Wakapolda Sumbar Pindah ke Jambi dengan Posisi yang Sama, Ini Daftar Lengkap Terbaru Mutasi Polri

Jakarta – Polri meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkoba menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Langkah antisipatif ini diambil sebagai respons terhadap potensi lonjakan aktivitas peredaran gelap narkotika yang kerap terjadi selama periode tersebut.

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperketat pengawasan di berbagai lokasi yang dianggap strategis.

Instruksi ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk menekan angka peredaran dan penyalahgunaan narkoba selama masa libur panjang.

“Khusus kepada jajaran narkoba akan lebih meningkatkan pengawasan dan mitigasi terhadap tempat-tempat objek wisata, tempat hiburan, atau berbagai hal yang dimungkinkan memberikan kesempatan pada kelompok-kelompok peredaran gelap narkoba memanfaatkan acara tersebut,” tegas Eko.

Fokus utama pengawasan akan diarahkan ke tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Tempat hiburan malam, kawasan wisata, dan area publik yang ramai menjadi target utama operasi.

Eko menjelaskan peningkatan peredaran narkoba pada periode akhir tahun dipicu oleh sejumlah faktor.

Salah satunya adalah peningkatan aktivitas hiburan dan keramaian yang menciptakan pasar potensial bagi narkoba.

“Akhir tahun identik dengan perayaan, pesta, dan meningkatnya aktivitas di tempat hiburan malam yang menjadi pasar potensial bagi peredaran narkoba jenis rekreasi, seperti ekstasi dan sabu-sabu,” ungkapnya.

Selain itu, libur panjang Nataru juga menjadi pemicu peningkatan permintaan narkoba.

Waktu libur yang lebih panjang memberikan kesempatan bagi pengguna untuk mengonsumsi narkoba tanpa terganggu oleh rutinitas sehari-hari. Kondisi ini dimanfaatkan oleh jaringan narkoba untuk meningkatkan penjualan.

Polri menyadari bahwa momentum libur Nataru sering dimanfaatkan oleh jaringan narkoba untuk meningkatkan penjualan. Oleh karena itu, peningkatan pengawasan dan penindakan menjadi prioritas utama.

Langkah-langkah preventif juga akan ditingkatkan, termasuk sosialisasi bahaya narkoba kepada masyarakat, khususnya generasi muda.

Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya narkoba dan dampaknya bagi kesehatan serta kehidupan sosial.

Polri berharap, dengan upaya ini, peredaran narkoba dapat ditekan dan keamanan masyarakat selama libur Nataru dapat terjamin.

Selain penindakan dan pencegahan, Polri juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas narkoba.

Masyarakat diminta untuk memberikan informasi kepada pihak berwajib jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba.

Baca Kabarsumbar.com lebih update via Google News, Klik Disini atau Join Telegram Disini.