#BikinAsikdiRumah - Mar 2020
#BikinAsikdiRumah - Mar 2020

Positif Covid-19, Perantau Asal Paninggahan Kabupaten Solok Dimakamkan

Solok Arosuka – Seorang warga nagari Paninggahan kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok yang sebelumnya dilaporkan meninggal saat perjalanan pulang dari Jakarta ke kabupaten Solok akhirnya terungkap, Hasil Swab dari Balai penelitian kesehatan Palembang 13 April 2020 menyatakan SR(26) dinyatakan positif terpapar Covid-19.

 SR sebelumnya dilaporkan menderita penyakit kanker dan sudah tiga kali keluar masuk rumah sakit di Jakarta.  Melihat kondisinya yang kian memburuk, keluarga sepakat untuk membawa pulang SR ke kampung Paninggahan. Berangkat pada tanggal 7 April 2020 dari Tangerang.

Namun sampai di Bakauheni Lampung, kondisi yang bersangkutan tambah parah dan dibawa ke RSUD Dr.H.Bob Bazar SKM, Kalianda Kabupaten Lampung Selatan , diperkirakan dalam perjalanan yang bersangkutan meninggal dunia.

Namun karena yang bersangkutan berasal dari daerah pandemi Covid-19, Sesampai di RS pihak RS melakukan Rapid Test dengan Hasil Positif. Juga diambil sampel untuk Swabb test, dikirim ke Palembang (LitbangKes) untuk diperiksa lebih lanjut,” terang Camat Junjung Sirih Herman. S.Sos melalui keterangan tertulisnya, pada Selasa 14 April 2020.

Sementara mayat yang telah selesai proses penyelenggaraannya (dimasukan ke dalam peti), oleh keluarga dibawa ke Paninggahan. Sedangkan dokter RSUD Dr.H.Bob Bazar SKM memberikan keterangan bahwa yang bersangkutan menderita Kanker. Jenazah SC sampai di Paninggahan sekitar pukul 06,00 pagi di kebumikan paginya sekitar pukul 09.00 WIB, Jum’at (10/4).

“Ada 9 orang anggota keluarga yang mengantar dari Tangerang. 6 orang diantaranya  telah kembali ke Tangerang. Sementara anak SR yang masih berusia sekitar 3 tahun, suami dan Ibu SC tinggal di Kampung Dusun Data Jorong Parumahan Nagari Paninggahan. Ada 7 orang yang ikut mengangkat peti jenazah saat pemakaman tersebut,” beber Herman.

Pada tanggal 13 April 2020 hasil Swab Test di Palembang keluar dan SR dinyatakan positif Covid-19. Balai Penelitian kesehatan Palembang Sumsel, kemudian mengirim hasilnya ke RS Derah Dr.H.Bob Bazar SKM di Kalianda. Pihak Rumah Sakit kemudian memberikan informasi ke Dinas Kesehatan Propinsi Sumbar dan meneruskan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Solok.

Dinkes Kabupaten Solok melalui Kabid P2P drg Aida Herlina mengabarkan ke Puskesmas Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih yang diterima oleh Armi,A.Md. Forkopincam Kecamatan Junjung bersama Puskesmas dan Wali Nagari Paninggahan langsung menyikapinya dengan datang langsung kelokasi dan memberikan arahan kepada keluarga dan warga sekitar keluarga almarhum.

Pada malamnya pukul 19.00 WIB langsung diadakan rapat di Kantor Camat Junjung Sirih yang dihadiri Forkopincam, Kapus dan Dokter Puskesmas, Wali Nagari Pendamping Desa, Kasi Trantib-PB dan Kasi Pemerintahan Kantor Camat Junjung Sirih membahas untuk menetapkan langkah kedepannya.

Menyikapi itu, Tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Solok langsung bergerak cepat dengan melakukan tracking terhadap keluarga dan warga lainnya yang melakukan kontak langsung. Tak hanya yang kontak langsung dengan keluarga SR namun juga yang ikut melakukan prosesi pemakaman SR tersebut.

“Tracking ini penting, agar bisa dilakukan isolasi terhadap keluarga dan warga yang melakukan kontak langsung. Kami juga melakukan Rapid Test terhadap keluarga almarhumah dan pembawa peti jenazah oleh Tim dari RSUD Arosuka,” kata kadis Kesehatan kabupaten Solok dr. Maryetti Marwazi, Rabu (15/4).

Pihaknya juga meminta seluruh Keluarga SR harus menjalani isolasi mandiri sampai pada tanggal 24 April 2020. Sedangkan untuk pengawasan isolasi mandiri ini akan dilakukan oleh Desa/Puskesmas Paninggahan dan diserahkan kepada Wali Nagari dan dipantau oleh Bidan jorong setempat.

Fernandez

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...