Supir Angkot yang Terlibat Kecelakaan, Terancam Hukuman Enam Tahun Penjara

Supir Angkot yang Terlibat Kecelakaan, Terancam Hukuman Enam Tahun Penjara

Padang – Polresta Padang tetapkan Sopir angkot yang menabrak dua pengendara motor di kawasan Gunung Pangilun, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang resmi jadi tersangka dengan ancaman hukuman enam tahun penjara pada gelar perkara, Rabu 5 Januari 2022.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polresta Padang, Ipda Arisman membenarkan hal tersebut, penetapan tersangka bernama Ryan (22) berdasarkan hasil gelar perkara.

“Kini tersangka kita tahan untuk proses lebih lanjut,” ujar Arisman kepada wartawan.

Arisman menuturkan tersangka terancam hukuman enam tahun penjara, akibat kelalaianya.

“Ancaman hukumannya enam tahun penjara. Karena kelalaiannya mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dan menyebabkan meninggalnya seseorang,” tutur Arisman.

Hasil gelar perkara supir angkot itu dijerat dengan Pasal 310 Ayat (4) UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Untuk barang bukti dalam kecelakaan kita amankan di Unit Lakalantas Polresta Padang, seperti angkot dan kendaraan yang terlibat,” ucap Arisman.

Sementara itu dari pengakuan tersangaka ia berkendara dalam keadaan sadar, ia menyebut saat peristiwa itu terjadi, rem kendaraan yang ia bawa itu tidak berfungsi.

“Sudah saya coba rem tapi tidak mau berhenti. Menghentikannya dengan cara memindahkan persnelingnya langsung ke-2 dan 1,” ungkapnya.

Sebelumnya terangka bernama Ryan (22) itu terlibat dalam kecelakaan dengan dua sepeda motor, sempat kabur setelah insiden kecelakaan itu dan diamankan Supir angkot di kawasan Kasang, Kabupaten Padang Pariaman.

Diketahui, akibat kecelakaan itu salah seorang pengendara berinisial E (37), yang merupakan istri seorang perwira polisi, meninggal dunia di tempat. Selain itu, seorang mahasiswa berinisial MA (21), kritis dan dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina setelah mendapat luka berat akibat kecelakaan tersebut.