Update ! 20 warga Agam positif Covid-19 dan 11 sembuh

Lubk Basung – Sebanyak 20 warga Kabupaten Agam, Sumatera Barat dikonfirmasi positif COVID-19 dan 11 orang dinyatakan sembuh pada Sabtu, 19 September 2020.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Agam, Martia Wanto di Lubukbasung, Sabtu, mengatakan 20 warga itu tersebar di tujuh kecamatan yakni, Banuhampu lima orang, Ampekangkek empat orang, Tilatangkamang empat orang, Ampekkoto tiga orang, Palembayan dua orang, Baso satu orang dan Kamangmagek satu orang.

“Dengan penambahan 20 orang posotif, maka total warga Agam terinfeksi COVID-19 sebanyak 426 orang,” katanya.

Ia mengatakan, lima warga Kecamatan Banuhampu yang positif dengan inisial SF (14), NF (24), SF (17), AA (51), MA (21). Warga Kecamatan Ampekangkek yang positif dengan inisial HJ (30), DR (46), RM (16), dan RK (10).

Sedangkan warga Kecamatan Tilatangkamang yang positif dengan inisial WH (53), S (65), AM (19), dan M (65). Warga Kecamatan Ampekkoto yang positif dengan inisial Y (49), RT (52), dan D (30).

Sementara warga Kecamatan Palembayan yang positif dengan inisial YE (39) dan AA (43), Warga Kecamatan Baso dengan inisial AS dan warga Kecamatan Kamangmagek dengan inisoal RH (25).

“Mereka masih melakukan isolasi mandiri di rumah dan di lokasi karantina,” katanya.

Pada Sabtu 19 September 2020, tambahnya, juga ada 11 warga yang dinyatakan sembuh dan sudah boleh pulang, setelah hasil tes usapnya negatif.

Ke 11 pasien yang dinyatakan sembuh tersebut merupakan warga Kecamatan Ampekangkek empat orang dengan inisial S (62), MF (35), NN (9 bl), dan AR (3).

Selain itu, warga Ampekkoto dua orang dengan inisial YM (48) dan YE (46). Selanjutnya warga Kecamatan Matur satu orang dengan inisial RK (29), warga Palembayan satu orang dengan inisial RA (29), warga Ampeknagari satu orang dengan inisial N (37), warga Tanjungraya satu orang dengan inisial FR (47) dan warga Lubukbasung berinisial Y (42).

“Dengan bertambahnya 11 pasien sembuh, maka total pasien yang sembuh di Agam 132 orang,” katanya.

Kasus suspek atau warga yang dicurigai terinfeksi COVID-19 tercatat 111 orang. Sedangkan warga yang terindikasi memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 1.217 orang.

“Saat ini 287 pasien masih dirawat di rumah sakit 25 orang, dikarantina 24 orang, isolasi mandiri 238 orang,” katanya.

Loading...
BERITA TERKAIT
Komentar
tunggu...