Mentawai – Potensi sektor budidaya tambak udang dan Kepiting cukup besar, dan dapat diharapkan dapat menggenjot pemasukkan Pendapatan Asli Desa (PAD).
Kepala Desa Sioban Artius mengatakan, kegiatan ini sudah dibahas tahun lalu, dan pelaksanaannya tahun ini, namun menjadi kendala adanya gejala covid – 19 akhirnya tertunda dan anggarannya yang sudah siapkan sudah diahlikan ke penanganan.
“kita terus berupaya melanjutkan ini tahun depan, awalnya kolam yang sudah terbentuk ini kita bahas ulang bagaimana bentuknya, di desain tampaknya sesuai keadaan, karena dengan air payau sangat cocok untuk pengembangan udang dan kepiting, dan dapat mendukung PAD,” ujar Artius.
Lebih lanjut Artius menjelaskan, program yang dilaksanakan itubertujuan untuk meminimalisir kegiatan pencemaran lingkungan, seperti bertebaran sampah, dan pencemaran udara.






