Bukittinggi – Polresta Bukittinggi bergerak cepat membantu warga terdampak bencana alam di Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.
Bantuan berupa toren air bersih didistribusikan dan dipasang di sejumlah titik lokasi yang terdampak galodo dan tanah longsor.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari bantuan Kapolda Sumatera Barat, sebagai upaya memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat.
Sebanyak 10 unit toren air telah disalurkan ke berbagai jorong dan fasilitas umum.
Berikut rincian lokasi pemasangan toren air:
* Dua unit di Jorong Toboh (Toboh Tangah, lokasi galodo), diterima Wali Jorong Toboh, Hasbi.
* Satu unit di Jorong Toboh (depan bengkel dan Pos Polisi), diterima Wali Jorong Toboh.
* Satu unit di Jorong Toboh (lokasi Kincia dekat pengungsian), diterima Wali Jorong Toboh.
* Satu unit di Jorong Campago, Nagari Malalak Utara, diterima anggota Bamus Nagari Malalak Utara, Efendi.
* Satu unit di Jorong Jalan Bantiang Utara, Nagari Malalak Barat (Sungai Lansiang), diterima Wali Jorong Jalan Bantiang Utara, Afdal.
* Satu unit di Jorong Jalan Bantiang Selatan, Nagari Malalak Barat (Birah Tinggi), diterima Ketua Pemuda setempat, Arif.
* Satu unit di Jorong Bukik Malanca, Nagari Malalak Timur (Lambeh, huntara), diterima tokoh masyarakat, Zulfahdi.
* Satu unit di Mushala Lambeh Jorong Bukik Malanca, diterima pengurus mushala, Yogi.
* Satu unit di Kantor Camat Malalak, diterima Sekretaris Kecamatan Malalak, Erdwar.
Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol Ruly Indra Wijayanto melalui Kasi Humas Iptu Gunawan Utama berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak.
“Polri akan terus hadir dan bersinergi dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat dalam upaya pemulihan pascabencana,” tegas Ruly.






